Berhari.com – Seorang pria peziarah ditemukan meninggal dunia di makam keramat yang berada di tengah area persawahan Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. saat ditemukan, dari mulut korban banyak mengeluarkan darah.
Korban pertama kali ditemukan oleh sesama peziarah di makam yang dikenal dengan sebutan makam tiga. Tubuh korban tergeletak tepat disamping makam, dengan kondisi kaki serta tangan telah menguning dan kaku.
Petugas Satreskrim Polres Mojokerto yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Tak hanya melakukan identifikasi jasad korban, petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara.
Menurut penjaga makam, Herman, saat pertama kali ditemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Korban sendiri diketahui kerap berkunjung dan bermalam di area makam
“Tadi saya diberitahu oleh peziarah lain yang menemukan korban, kan saya penjaga makam di sini. Saya langsung datang untuk melihat kondisi korban dan ternyata korban sudah meninggal dunia,” terangnya kepada wartawan, Sabtu (23/03).
Ia menambahkan, sekitar pukul empat subuh korban masih terlihat di sekitar Pendopo Agung, Trowulan. Saat itu korban yang sudah puluhan tahun terlihat di sekitar area makam, mengeluh sakit dan muntah darah.
“Kemungkinan datang ke makam, pukul lima pagi. Kalau datang ke makam seorang diri dan orangnya tidak pernah pulang,” ungkapnya.
Sementara itu dari hasil identifikasi tak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Meski begitu, guna kepentingan visum jasad korban dibawa ke kamar jenazah RSUD Kota Mojokerto.