Berhari.com – Sebuah minibus yang membawa rombongan wisata satu keluarga asal Bojonegoro mengalami kecelakaan di jalur penyelamat Tikungan Gotean, Pacet, Kabupaten Mojokerto, Rabu (28/10) sore. Minibus tersebut menabrak tumpukan sekam setelah diduga mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun tajam.
Kecelakaan itu menyebabkan delapan dari 17 penumpang mengalami luka-luka, termasuk anak-anak. Empat korban mengalami patah tulang kaki, satu orang mengalami cedera kepala, dan tiga lainnya menderita luka-luka.
Seluruh korban langsung dievakuasi ke RSUD Sumberglagah, Kecamatan Pacet, untuk mendapatkan penanganan medis. Beruntung, minibus berhasil masuk ke jalur penyelamat dan menabrak tumpukan sekam sehingga tidak sampai terjun ke jurang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Muhammad Jeepsal Putra, mengatakan minibus yang dikemudikan Sugiono, 35 tahun, melaju dari Kota Batu menuju Pacet setelah rombongan selesai berwisata. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas tidak menemukan bekas pengereman di lokasi kecelakaan.
“Dari hasil olah TKP, tidak ada bekas rem. Dugaan sementara kendaraan mengalami rem blong,” ujar Ipda Muhammad Jeepsal Putra.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan satu keluarga asal Bojonegoro tersebut. Petugas juga mengimbau pengendara yang melintasi jalur Batu–Pacet agar lebih berhati-hati karena kondisi jalan dipenuhi tikungan dan turunan tajam.
Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum melintasi jalur tersebut. Jika mengalami gangguan kendaraan, pengemudi disarankan berhenti di tempat aman atau area istirahat untuk mencegah kecelakaan.