42 Siswa SMPN I Mojoanyar-Mojokerto Diduga Keracunan MBG, 9 Masih Dirawat

Sejumlah siswa SMPN I Mojoanyar menjalani perawatan intensif di Puskesmas Gayaman, diduga keracunana MBG.

Berhari.com – Sebanyak 42 siswa SMP Negeri 1 Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, mengalami mual, pusing, muntah hingga buang air besar berlebihan pada Rabu (7/10). Para siswa diduga mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan bergizi gratis (MBG) dengan menu nasi dan ayam bumbu kacang yang mereka terima sehari sebelumnya.

Para siswa kemudian dibawa ke Puskesmas Gayaman untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis. Petugas mencatat sebagian siswa mengalami kondisi lemas akibat muntah dan buang air besar berulang.

Sejumlah siswa mengaku mulai merasakan keluhan sejak Selasa siang hingga malam setelah mengonsumsi menu MBG. Mereka belum sempat menyantap makanan MBG pada Rabu pagi, ketika gejala tersebut kembali dirasakan.

“Mual sama pusing setelah makan MBG kemarin, dari siang sampai malam. Menu yang dimakan ayam, tadi yang sakit sekitar enam orang dari kelas delapan, hari ini belum sempat makan MBG,” ujar salah seorang siswa, Srikandi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Dyan Anggraini Sulistyowati, mengatakan petugas menangani puluhan siswa dengan keluhan yang serupa. Sebanyak sembilan siswa masih menjalani perawatan di Puskesmas Gayaman, sementara siswa lainnya mendapatkan penanganan sesuai kondisi masing-masing.

“Ada 1.500 penerima manfaat, kemudian yang mengalami keluhan ada 27 dengan kondisi baik dan 15 dibawa ke puskesmas. Saat ini sembilan siswa masih berada di puskesmas dengan gejala mual dan muntah,” kata Dyan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto belum memastikan penyebab munculnya gejala tersebut. Petugas telah mengambil sampel sisa makanan MBG dan muntahan siswa untuk menjalani pemeriksaan laboratorium.

“Kami sudah mengambil sampel muntahan dan sisa menu untuk diuji di laboratorium, termasuk ayam bumbu kacang dan acar. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” jelasnya.

Munculnya dugaan keracunan membuat makanan MBG yang didistribusikan ke SMP Negeri 1 Mojoanyar pada Rabu pagi ditarik kembali oleh pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah siswa kembali mengonsumsi menu yang sama sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT