Berhari.com-Kepolisian Resor Mojokerto Kota memastikan, ledakan kompresor yang menewaskan pemilik bengkel tambal ban di Jalan Raya Jabon, Kelurahan Meri, Magersari, akibat tabung yang terisi penuh.
Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Rizki Santoso mengatakan, dari hasil penyelidikan awal yang dilakukan, pihaknya mendapati tabung kompresor, alami kerusakan.
“Jadi tabung kompresor yang meledak merupakan tabung modifikasi. Muatannya penuh, sehingga menyebabkan ledakan,” Kata AKP Rizki di lokasi, Rabu (28/12/22).
Menurutnya ledakan tersebut mengakibatkan empat orang terluka. Satu diantaranya meninggal dunia, yakni pemilik bengkel Joko Supawongko (59) warga Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto.
Sedangkan tiga korban lainnya, luka ringan. Yakni sopir truk tangki Iko Franky (28), kenek truk Aziz Reza (24) dan seorang satpam garasi truk depan bengkel tambal ban bernama Ali Sodikin (35).
“Korban meninggal dunia, kami bawa ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto dan sekarang proses pemakaman,” terangnya.
Hingga saat ini Satreskrim Polres Mojokerto kota, masih meminta keterangan para saksi dan usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sebelumnya pada pukul 02.45 WIB, Rabu dinihari, terjadi ledakan yang berasal dari tabung kompresor bengkel tambal ban milik Joko Supawongko.
Saat peristiwa terjadi, pemilik bengkel tambal ban hendak mengganti velg roda truk tangki air yang dikemudikan Iko Franky. Namun tiba-tiba tabung kompresor meledak.
“Waktu itu mesin menyala, untuk mengisi tabung kompresor. Ya mungkin sudah penuh, sehingga tak mampu menahan tekanan dan meledak. Pemilik bengkel terpental ke situ (sungai kecil depan bengkel),” tandasnya.