Tanggul Sungai Jebol, Ratusan Rumah di Mojokerto Terendam Banjir

Pemukiman warga di Dusun Gembongan, Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Mojokerto, terendam banjir akibat tanggul Sungai Tambakagung jebol, Jumat (10/02/23). Foto Okrik-berhari.com

Berhari.com – Ratusan rumah warga di Dusun Gembongan, Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Mojokerto, terendam banjir, Jumat (10/02/23) pagi.

Tak hanya rumah-rumah warga, banjir yang disebabkan tanggul Sungai Tambakagung jebol tersebut  juga merendam jalan poros desa.

Menurut warga, tanggul sungai jebol usai guyuran hujan deras sejak Kamis sore hingga malam. Air banjir mulai menggenangi pemukiman mereka sejak dinihari tadi.

“Air masuk rumah sekitar pukul 01.30 WIB. Awalnya cuma mengenangi jalan desa, debit airnya terus meninggkat dan masuk ke rumah,”  kata Bukhori (65) di lokasi.

Ketinggian banjir yang mengenangi pemukiman warga bervariasi, mulai 40 hingga 70 centimeter. Akibat banjir ini, aktivitas warga terganggu.

Bahkan di antara warga memilih tidak bekerja, karena jalan desa dan rumahnya tergenang air. Kuatir ketinggian air terus bertambah, sebagian warga telah mengungsikan ternak mereka.   

“Sepeda motor tidak bisa melintas. Kalau memaksa, ya percuma mesin motor pasti mati terkena air banjir. Ternak sudah saya bawa ke tempat yang aman dari banjir,” ujarnya.

Meski terendam banjir, namun belum ada rencannya dari warga untuk mengungsi. Mereka memilih bertahan di rumah, menunggu surutnya air banjir.

Tak hanya mengenangi jalan poros desa dan rumah, banjir akibat tanggul Sungai Tambakagung jebol ini juga merendam puluhan hektar lahan pertanian warga.

Jika tidak segera surut, dapat dipastikan tanaman padi milik warga di Desa Jotangan yang baru berumur satu setengah bulan akan mati. Sehingga hal itu, akan merugikan para petani.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT