Warga Randubango Demo Tuntut Pabrik Alas Kaki Berbahan Limbah Kertas Ditutup

Warga Randubango, Kecamatan Mojosari, Mojokerto, penuhi balai desa setempat saat mediasi dengan pemilik pabrik alas kaki UD Supratik, Sabtu (17/03/23). Foto Krik-berhari.com

Berhari.com – Ratusan warga di Desa Randubango, Kecamatan Mojosari, Mojokerto, melakukan aksi demo di kantor balai desa setempat, Jumat (17/03/23).

Warga menuntut pabrik alas kaki UD Supratik yang berada di desa mereka, segera ditutup. Warga menganggap, keberadaan pabrik alas kaki berbahan limbah kertas sudah sangat meresahkan.

Sepanjang aksi demo yang mendapat pengawalan ketat dari Polres Mojokerto tersebut berlangsung tegang, bahkan nyaris terlibat keributan. Mereka berusaha memburu pemilik pabrik, Supratik.

Warga tak terima dengan jawaban berbelit dari Supratik, dan terkesan menantang. Beruntung petugas yang berjaga, bisa meredam aksi warga sehingga tak berujung anarkis.

Koordinator aksi demo, Edy Suwito, mengatakan, pabrik alas kaki UD Supratik sudah berdiri sejak 18 tahun lalu. Tapi hingga saat ini, tidak ada upaya dari pihak pabrik menanggapi keluhan warga.

Bau menyengat yang berasal dari lokasi pabrik, kerap dirasakan warga. Untuk itu, warga menuntut pabrik alas kaki berbahan limbah kertas tersebut, segera ditutup.

“Aksi ini sudah tiga kali kami lakukan. Ya, meminta pabrik segera ditutup aktivitasnya, karena sudah sangat meresahkan,” ujarnya Edy, kepada wartawan di lokasi.

Tak hanya itu, mereka juga meminta UD Supratik tidak membeli limbah kertas untuk menjadi bahan baku alas kaki. Sehingga aktivitas pabrik tidak menimbulkan bau busuk.

Menanggapi tuntutan warga, Supratik mengaku bersedia menuruti untuk menutup pabrik miliknya.. Asalkan, warga bisa membuktikan bau busuk yang menjadi masalah selama ini.

“Kalau terbukti ada bau busuk dan disaksikan dengan dibuktikan oleh orang yang berwenang, saya bersedia ditutup. Kami akan memenuhi semua administrasi yang dibutuhkan,” terangnya.     

Aksi demo warga ini bubar, Setelah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto memberikan sangsi kepada UD Supratik. Mereka mengancam, akan menutup paksa pabrik alas kaki jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT