Berhari.com – Kunto Hartono, menggelar konser amal di kedai kopi yang berada di Jalan Raya Pekayon, Kelurahan Kranggan, Kota Mojokerto, Rabu (19/04/23).
Konser amal pemegang rekor dunia menabuh drum ini untuk menggalang donasi yang akan diwujudkan dalam bingkisan lebaran. Dan akan dibagikan ke warga kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan lebaran.
Uniknya dalam konser amal tersebut, Kunto Hartono, menutup mata dan mulutnya dengan kain. Saat menabuh drum, Kunto, juga tidak berkoordinasi dengan pemain grup lainnya.
Sejumlah lagu religi dimainkan dan konser amal ini disiarkan secara daring melalui saluran digital. Hal ini dilakukan, untuk menjaring para donatur dari berbagai daerah di Indonesia.
“Ini menjadi harapan saya, kegiatan ini bisa menjadi pelecut. Khususnya di Mojokerto Raya dan di Indonesia pada umumnya,” ujar Kunto kepada wartawan.
Menurut Kunto, bukan kecilnya donasi yang didapat, melainkan manfaat diperoleh masyarakat dari konser amal tersebut. Mengingat, kebutuhan pangan melambung tinggi menjelang lebaran.
“Mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat. Dulu 2022 orang semua panik dua minggu sebelum lebaran, tapi tahun ini seminggu sebelum lebaran sudah panik,” terangnya.
Selain menunggu waktu berbuka puasa, konser amal ini sebagai pemanasan dari Kunto Hartono, menjelang pemecahan rekor dunia.
Ia akan memecahkan rekor menabuh drum terlama yang tercatat atas nama sendiri yakni 154 jam, yang rencananya digelar tahun ini.