Berhari.com – Proses pelepasan cincin di jari manis tangan kiri karyawan percetakan, Rizky Wahyu Firmasyah (22), berlangsung dramatis, Kamis (27/04/23).
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Mojokerto, ekstra hati-hati saat memotong cincin monel yang melingkar di jari manis, Rizky.
Karena tebal, petugas terpaksa memotong bagian atas cincin menggunakan gerinda hingga putus, lalu merenggangkan dengan tang.
Komandan Regu Damkar, Sukamto, mengatakan, pihaknya sempat mengalami kesulitan saat melepas cincin yang melingkar di jari manis korban.
Namun setelah satu jam setengah dilakukan proses operasi, akhirnya petugas berhasil melepas cincin berwarna keemasan tersebut.
“Awalnya ya kesulitan. Kan cincinnya tebal. Sehingga kami harus memotong sisi atas cincin dengan gerinda, alhamdulillah akhirnya bisa lepas,” ujarnya.
Sementara itu, Rizky mengaku, jika jari manis tangan kirinya bengkak usai terjepit mesin pengepresan kertas. Saat peristiwa terjadi, ia hendak membersihkan sisa sisa kertas di mesin.
“Ya, mungkin saya teledor, kurang hati-hati. Niatnya membersihkan kertas yang tersangkut di mesin, malah tangan kiri saya yang masuk,” terangnya.
Sebelum dibawa ke petugas pemadam kebakaran, lanjut Rizky, ia sudah pergi ke rumah sakit dan toko emas untuk melepaskan cincin. Kendati demikian, upaya yang dilakukannya sia-sia.
“Sempat ke rumah sakit dan toko emas, namun tak ada yang bisa melepas cincin saya. Lalu ada saran dari teman, untuk ke petugas pemadam kebakaran, dan saya ke sini,” ungkapnya.