Berhari.com – Menteri Sosial Tri Rismaharini, meninjau bazar santri di acara Kopdar Nasional 14 tahun, Republik Terong Gosong, Sabtu (20/05/23).
Berbagai produk makanan dan minuman dijual dalam bazar yang digelar di Ponpes Salafiyah Al Misbar, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.
Mulai produk minuman jamu tradisional hingga kerajinan tangan. Dari sekian banyak produk santri, mantan Wali Kota Surabaya ini nampak tertarik dengan adanya garam rakyat.
Bahkan, ia rela mengendorse garam buatan santri asal Sumenep, Madura, untuk digunakan sebagai bumbu masak. Menurut Risma, mengkonsumsi garam santri membuat badan sehat dan ibadah menjadi kuat.
“Garam ini mereka kerjakan, tentunya dengan hati dan doa. Jadi silahkan gunakan garam ini, dijamin halal. Silahkan dicari garam terong gosong,” katanya.
Sementar itu pembuat garam santri, Solehudin, mengaku tak mengira jika Mensos Risma mempromosikan produk buatannya.
“Saya grogi, karena pertama kali ketemu sama Bu Risma. Terimakasih kepada Bu Risma yang telah bersedia mengenalkan garam santri kepada masyarakat,” ujarnya.
Solehudin berharap, garam santri yang baru diproduksi satu tahun lalu tersebut semakin dikenal masyarakat luas. Tak hanya di dalam negeri, tapi juga bisa menembus pasar luar negeri.
“Prosesnya dimulai dari tambak, terus dibawa ke pabrik untuk dihaluskan dan selanjutnya dikemas. Semoga garam santri diterima dan dikenal masyarakat, usai di promosikan Bu Risma” harapnya.