Berharicom – Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono meninjau langsung banjir yang menyebabkan empat ribu warga Kota Mojokerto terdampak. Bersama Pj Wali Kota Setempat, M Ali Kuncoro, Pj Gubernur Adhy ikut membagikan langsung makanan untuk warga yang terdampak di Lingkungan Meri, Rabu (6/3).
Adhy memastikan kalau banjir yang merendam Kota Mojokerto bisa cepat diatasi, pasalnya, rumah pompa yang dimiliki pemerintah Kota Mojokerto bisa dimaksimalkan. Menurutnya, luapan dan jebolnya tanggul di tiga titik tersebut menyebabkan lima desa di Kecamatan Mojosari dan dua di Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto jadi yang terdampak paling parah.
“Itu karena debit air dan hujan di hulu yang sangat tinggi mengakibatkan genangan air yang masuk cukup besar, dan mengakibatkan hampir 1200 rumah tinggal terdampak dan sebanyak lima ribu warganya ada yang harus diungsikan,” jelas Adhy Karyono.
Adhy juga memberikan apresiasi kepada Pj Wali Kota Mojokerto karena bertindak cepat dengan mendirikan dapur umum dan mengevakuasi warga. “Mas Pj ini cepat sekali laporannya. Bahkan, sebelum saya datang ke sini, Mas Pj sudah telepon Kepala BPBD. Jadi mesin pompa airnya lebih cepat datangnya daripada saya,” ungkap Adhy Karyono di hadapan awak media.
Lebih lanjut, Adhy menyebut, ini hanya genangan tetapi pihaknya mengutamakan keselamatan dan kebutuhan logistik, yang merupakan kebutuhan dasarnya.
“Jadi, kita support logistik yang tadi sudah diserahkan. Kemudian dapur umum yang memasak hingga 5500, bila kurang kita tambah lagi. Yang harus dipikirkan, bagaimana struktur yang jebol itu. Tadi kami juga dengan PU SDA untuk menganalisa dan langsung dikerjakan,” beber Pj Gubernur Jatim.
“Di sana, sudah langsung kerja 24 jam, karena sumber bencananya di tanggul yang jebol. Tadi sudah ada ada pompa yang kecil dan ini datanf lagi pompa yang besar,” pungkasnya. (adv)