Berhari.com – Polres Mojokerto menyiagakan 257 personil gabungan untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), dalam Operasi Lilin Semeru 2024. Ratusan personil gabungan itu mulai diterjunkan selama 13 hari, mulai 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.
Apel gelar pasukan dipimpin Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto dengan membacakan amanat dari Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Dalam amanatnya kapolri menyatakan, apel gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen tugas untuk mengecek kesiapan personil.
“Selain itu juga untuk mengecek sarana dan prasarana dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025,” ungkap AKBP Ihram.
Pengamanan Nataru merupakan agenda nasional yang rutin dilaksanakan setiap tahun, seiring meningkatya mobilitas serta aktivitas masyarakat. Terlebih, Nataru kali ini bersamaan dengan pengamanan tahapan akhir Pilkada serentak 2024.
Sementara itu Kabag Ops Polres Mojokerto, Kompol Hendro Susanto, mengatakan, empat pos pelayanan dan pengaman didirikan selama Operasi Lilin Semeru 2024. Pendirian pos pelayanan dan pengamanan itu untuk mengatisipasi kemacetan serta kecelakaan.
“Dua pos pelayanan di simpang lima Kenanten, Puri dan bundaran Pacet. Sedangkan dua pos pengamanan dibangun di Daplang, Kecamtan Trawas dan Taman Lalu Lintas, Kecamatan Mojosari,” terangnya.
Selain itu ceckpoint akan didirikan di Sendi yang merupakan jalur wisata, untuk mengatisipasi kendaraan dari arah Batu yang alami rem blong. Pihaknya, lanjut Kompol Hendro, juga berkordinasi dengan Polres Mojokerto Kota jika terjadi kemacetan di Bypass Mojokerto.
“Contra flow bakal kita diberlakukan, saat terjadi kemacetan di simpang lima Kenanten dan perlintasan kereta api. Kami sudah melakukan koordinasi dengan Polres Mojokerto Kota,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi aksi kriminal selama Nataru, Polres Mojokerto juga telah menyiapkan petugas di titik-titik tertentu yang rawan. Petugas akan menindak tegas, para pelaku kejahatan.
“Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di Mojokerto. Kami akan melakukan penindakan tegas terukur bagi para pelaku kriminal,” tandasnya.