Cak Imin Dorong Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program PNM Mekaar Diperluas

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masayarakat, Muhaimin Iskandar, saat bersama nasabah PNM Mekaar.

Berhari.com – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menghadiri “Pemberdayaan Temu Inspirasi Lokal Melalui PNM Mekaar” di GOR Seni Majapahit, Kota Mojokerto, Kamis (16/01).

Dihadapan ribuan nasabah Pemberdayaan Nasional Madani (PNM), Muhaimin, menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi berbasis usaha ultramikro. Hal ini untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada bantuan sosial.

“Melalui program PNM Mekaar, kita ingin masyarakat prasejahtera dan pelaku usaha dapat naik kelas. Tidak hanya bergantung pada pemerintah, mereka harus berdaya dan memiliki kemampuan untuk meningkatkan taraf hidupnya,” ujarnya.

Menurut Cak Imin, PNM Mekaar telah menjangkau lebih dari 25 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Ia optimis, jika program tersebut diperluas hingga 100 juta penerima manfaat, maka dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat akan signifikan.

“Model program ini sebagai salah satu model pemberdayaan masyarakat yang efektif, karena dilakukan secara terukur dan memiliki target. Setiap tahun minimal 50 ribu penerima manfaat harus naik kelas menjadi mandiri,” ungkapnya.

Sesuai arahan Presiden Prabowo, lanjut Muhaimin, semua uang negara harus digunakan untuk pemberdayaan yang produktif. Sehingga perlu pendampingan intensif dari Account Officer (AO) PNM, dalam memastikan keberhasilan program tersebut.

Cak Imin menjelaskan, PNM Mekaar memutar dana hampir 70 triliun rupiah di tahun 2024, dengan nilai pinjaman per nasabah bervariasi. Sistem tanggung renteng yang diterapkan, berhasil menjaga tingkat pengembalian hingga 100 persen.

Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah dan masyarakat akan memperkuat dampak positif program tersebut. Dengan sinergi yang baik, pihaknya yakin program tersebut akan terus berkembang dan memberikan dampak besar bagi Indonesia.

“Penerima manfaat harus didorong untuk bertanggungjawab atas pinjaman mereka, dan ini terbukti berjalan baik. Pemerintah memberi dukungan penuh terhadap kerlanjutan program ini, melalui APBN dengan target mencapai 100 triliun rupiah,” tandasnya.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT