Berhari.com – Truk gandeng muatan 50 ton tepung jangung (ampok) terguling, di Jalan Raya Puloniti, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Selasa (21/01). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sopir truk hanya mengalami memar di punggung akibat benturan.
Peristiwa berawal saat truk yang dikemudikan Fendi Agung (35) asal Kediri, melaju dari arah barat ke timur. Sesampainya di lokasi, ada dua pengendara sepeda motor yang melaju kencang untuk mendahului dari sisi kiri.
Karena kaget, truk oleng ke kanan dan menabrak median jalan. Seketika itu, truk sarat muatan ampok dari Kediri yang hendak dikirim ke Mojosari tersebut, hilang kendali.
Menurut Fendi Agung, truk melaju lurus dan tidak bisa dibelokan ke kiri dan kanan karena terkunci. Sehingga, truk langsung terguling dan terperosok ke selokan.
“Ada sepeda motor nyalip dari kiri dengan kecepatan tinggi, truk langsung oleng kanan. Tidak menabrak (median jalan) hanya menyerempet, tapi stir tiba-tiba terkunci dan kemudian terguling,” ujarnya.
Karena terguling, sebagian muatan truk yang berada di gandengan depan, tumpah ke jalan. Sementara gandengan truk bagian belakang, melintang dan menutup jalan arah Mojosari.
“Tidak ngantuk, cuma itu tadi ada yang nyalip dari kiri, truk oleng kanan dan stir terkunci,” tandasnya.
Meski tak menimbulkan korban, namun kecelakaan lalulintas tersebut, mengakibatkan kemacetan. Tak hanya contra flow, sejumlah kendaraan dari arah Mojosari ke Mojokerto maupun sebaliknya, dialihkan melalui jalur alternatif.
Agar jalan cepat dilalui, sebuah alat berat diterjunkan petugas Satlantas Polres Mojokerto untuk mengevakuai bangkai truk. Seluruh muatan,juga diturunkan, dan dipindah ke truk lainnya.