Sambut Imlek 2025, Warga Tionghoa Mojokerto Sucikan Patung di Klenteng Hok Sian Kiong

Patung dewa dewi di Klenteng Hok Sian Kiong, Kota Mojokerto, disucikan, jelang Tahun Baru Imlek 2025.

Berhari.com – Warga Tionghoa menyucikan patung atau rupang dewa dewi di Klenteng Hok Sian Kiong, di Jalan PB Sudirman, Kota Mojokerto. Penyucian patung dewa dewi ini, merupakan tradisi rutin masyarakat Tionghoa menyambut perayaan Imlek.

Puluhan patung di klenteng yang telah berusia 202 tahun tersebut, dimandikan menggunakan air bunga mawar. Tak terkecuali, patung Dewa Mak co, sang penolong dan Dewi Kwan Im, yang merupakan lambang kewelas asihan serta penyayang.

Pengurus Klenteng Hok Sian Kiong, Oki, mengatakan, ritual penyucian patung dewa dewi ini sengaja dilakukan untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2025. Tradisi memandikan patung tersebut, sebagai bentuk penghormatan kepada dewa dewi yang selalu memberi keberkahan.

“Ritual pembersihan patung, adalah kebiasaan warga tionghoa, Kota Mojokerto, dalam menyambut Imlek atau tahun baru. Semua patung yang ada di sini (Klenteng), istilahnya dewa-dewa dimandikan,” ujarnya, Minggu (26/01).

Sebelum menyucikan patung dewa dewi, warga Tionghoa melakukan sembahyang untuk meminta izin. Kami juga memanjatkan doa-doa, mengantarkan dewa dewai ke khahyangan,” terang Oki.

Tak hanya menyucikan patung dewa dewi, warga Tionghoa Kota Mojokerto juga mempersolek Klenteng Hok Siang Kiong. Semua bagian klenteng dibersihkan dan memasang pernak-pernik Imlek, seperti lampion.

Pohon-pohon yang berada di halaman klenteng, dipangkas dan dijadikan tempat menggantung angpao. Selain uang, angpao tersebut juga berisikan lembaran doa-doa dari warga Tionghoa di tahun bersio Ular Kayu.

“Di Tahun Ular Kayu ini, kami berharap keberuntungan selalau menyertai. Bangsa Indonesia diberi keberkahan dan perlindungan, sehingga aman serta dijauhkan dari bencana,” pungkasnya.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT