Mengenal Aira Lubna, Pemeran Ayu di Film Horor Desa Mati asal Mojokerto

Aira Lubna, Gadis SMP asal Mojokerto sebagai sosok Ayu di film Desa Mati

Berharicom – Aktris muda asal Kota Mojokerto akan ikut meramaikan jagat bioskop tanah air. Aira Lubna, pelajar kelas 8 SMP Taruna Nusa Harapan Kota Mojokerto itu akan unjuk kebolehannya dalam berakting di film horor Desa Mati yang akan rilis serentak di seluruh bioskop 6 Maret mendatang.

Karakter yang diperankan nanti juga terbilang penting, Aira Lubna menjadi pemeran pembantu utama sebagai sosok Ayu. Dalam alur cerita, Ayu dikurung oleh warga desa karena dianggap membawa ancaman. Lima mahasiswa yang datang ke desa tersebut berusaha menyelamatkannya, namun menemukan berbagai kejanggalan yang mengerikan.

Gadis belia dari pasangan Luthvi Hidayat dan Erfi Sofiya itu tidak serta merta terjun ke dunia layar lebar. Ia memulai karir di industri hiburan pada tahun 2018 saat ia mengikuti kompetisi nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata di Jakarta.

Parasnya yang dinilai fotogenic ditambah aktingnya yang natural membuat banyak agensi di ibu kota untuk merekrutnya. Sutradara dan rekan-rekan aktingnya juga tak jarang melontarkan pujian karena emosi yang kuat saat memerankan karakter.

“Usai meraih penghargaan, Aira menarik perhatian banyak agensi di ibu kota. Banyak pihak yang menilai wajahnya sangat fotogenik di depan kamera. Ia pun mendapat tawaran untuk bergabung dengan berbagai agensi dan mengikuti casting untuk sinetron serta film layar lebar,” kata Erfi Sofiya, ibu Aira, Selasa (18/2).

Sebelum membintangi film Desa Mati, Aira Lubna sudah membintangi beberapa film. Film horor pertamanya, Kembang Kantil. Saat itu, ia masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kelas I. Dan film keduanya, masih dengan genre film horor yakni Rasuk 2 yang disutradari Rizal Mantovani. Aira berada peran dengan artis Indonesia, Nikita Willy.

Setelah menjalani dua film layar lebar, Aira yang bercita-cita sebagai seorang dokter ini pun mendapatkan tawaran main sinetron di salah satu televisi swasta berjudul Nyi Roro Kidul. Meski hanya bermain lima episode namun diakuinya cukup menguras waktu dan tenaganya.

“Tawaran sinetron produksi MNC Pictures tahun 2019, Nyi Roro Kidul hanya 5 episode. Beberapa adegan cukup menguras energi karena film drama kolosal. Setelah itu, ikut terlibat dalam reality show di salah satu televisi swasta, Si Kecil Tangguh sebagai sosok donatur,” katanya.

Dalam film Desa Mati nanti, ia akan beradu akting dengan nama-nama beken seperti Samuel Rizal dan Kiesha Alavaro. Film ini disutradarai Sipu Groso.

“Syuting di Gunung Kidul, Yogjakarta hanya 2 minggu. Aira berperan sebagai Ayu, anak kecil di Desa Mati yang dipasung yang kemudian diselamatkan oleh lima mahasiswa yang rekreasi ke air terjun dan tersesat di Desa Mati itu. Sebagai pemeran pembantu utama, tokoh sentar,” urainya.

Meski serius mengeluti dunia acting namun Aira tak meninggalkan pendidikannya. Sang ibu secara langsung mendampingi dalam proses syuting sehingga ia tahu kebiasaan putri tinggalnya tersebut. Menurutnya jika ada waktu longgar, Aira belajar agar tidak ketinggalan pelajaran.

“Orang tua hanya support, semua kemauan anaknya. Memang dia bercita-cita sebagai dokter sehingga jika ada waktu luang saat syuting selalu buat belajar, kemarin tahun 2024 berhasil Juara 8 Olimpiade Sains Nasional (OSN). Harapannya meski aktif di akting tapi tetap berprestasi di sekolah,” harapnya.

Sementara itu, Aira Lubna mengaku, meski menjajaki dunia akting, namun cita-citanya sebagai dokter menjadi impian utamanya. Meski hanya belajar otodidak, namun pengalaman berakting dirasa sangat berharga.

“Kalau nantinya bisa menjadi artis terkenal, saya berharap itu hanya kerja sampingannya karena saya bercita-cita sebagai seorang dokter sehingga meskipun syuting dan dapat izin dari sekolah tapi di lokasi tetap belajar agar tidak ketinggalan,” pungkasnya.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT