Petugas Damkar Kota Mojokerto Evakuasi Ular Sanca dari Atap Gedung Sekolah

Terus melawan, petugas empat kesulitan menangkap ular sanca kembang.

Berhari.com – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) BPDB Kota Mojokerto, mengevakuasi ular sanca kembang dari atas genting gedung SMK Islam Brawijaya, Jumat (30/05). Kuatir atap ambrol, petugas harus ekstra hati-hati saat menangkap ular.

Evakuasi ular sanca kembang dengan panjang 3,5 meter dan bobot kurang lebih 35 Kilogram tersebut, berlangsung dramatis. Tak hanya terpaksa naik genting, tiga orang petugas juga dibuat kesulitan saat menangkapnya karena terus melawan.

Setelah 30 menit kemudian, akhirnya ular sanca kembang tersebut berhasil ditangkap dan dijatuhkan dari atas genting. Kuatir menggigit, petugas lalu melakban mulut ular.

“Tadi sempat terkendala dan cukup sulit menangkap ular karena berada di atap genting. Akhirnya berhasil kita tangkap dan dijatuhkan ke bawah, lalu kita eksekusi,” ujar Suyitno, salah satu petugas Damkar.

Keberadaan ular sanca kembang tersebut, pertama kali diketahui oleh Sairi, salah satu guru yang masuk untuk melihat kondisi sekolah saat libur. Ia terkejut, melihat ada seekor ular yang merayap di atas genting gedung sekolah.

“Saya kaget lalu memanggil warga, dan menghubungi petugas Damkar. Ya, baru kali ini ada ular di lingkungan sekolah,” terangnya.

Melihat perut yang membesar, diduga ular sanca kembang tersebut usai memangsa kucing. Karena sejak beberapa hari terakhir, Sairi, tak pernah menjumpai kucing-kucing liar yang kerap berada di sekitar sekolah.

“Kemungkinan habis makan kucing, karena perutnya besar. Di sini biasanya ada 3 kucing liar yang main, tapi sejak kemarin sudah tidak ada yang kelihatan,” ungkapnya.

Rencananya usai dievakuasi, petugas Damkar akan membawa ular sanca kembang ke penangkaran reptil di Sidoarjo.  

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT