Kota Mojokerto Raih Dua Penghargaan Nasional dari BNN atas Komitmen Lawan Narkoba

Lurah Gununggedangan Kota Mojokerto, Andika Dewantara, menerima penghargaan dari Kepala BNN RI Marthinus Hukom. Dok BNN Kota Mojokerto.

Berhari.com – Kota Mojokerto kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan dari Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI). Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas kerja keras dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Kelurahan Gununggedangan berhasil menyabet predikat IBM (Intervensi Berbasis Masyarakat) Berkelanjutan Terbaik se-Indonesia, sementara SMP Negeri 4 Mojokerto memperoleh penghargaan kategori Pemberdayaan Masyarakat. Kedua penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol. Marthinus Hukom, pada acara puncak Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025 di Jakarta.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyampaikan rasa bangga atas capaian ini dan mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta lembaga pendidikan dalam memperkuat ketahanan terhadap narkoba.

“Penghargaan ini menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan Kota Mojokerto Bersinar, yaitu kota yang bersih dari narkoba,” kata Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota.

Selain penghargaan, Pemkot Mojokerto terus melakukan berbagai langkah pencegahan, termasuk sosialisasi P4GN, tes urine berkala bagi pegawai, serta pembentukan 9 Kelurahan Bersinar sejak 2021. Wali Kota juga aktif turun langsung untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba.

“Narkoba bukan sekadar ancaman sesaat, tapi bisa merusak masa depan. Oleh karena itu, penyuluhan harus terus digencarkan,” tegasnya.

Penghargaan ini memperkuat posisi Kota Mojokerto sebagai kota yang serius berupaya menciptakan lingkungan aman, sehat, dan bebas dari narkoba.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT