Berhari.com – Polres Mojokerto menggelar tahlil bersama ratusan pengemudi ojek online (ojol) dan tukang becak, untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan. Suasana penuh kekeluargaan tercipta, ditambah dengan sarapan bersama dan bakti sosial yang mempererat hubungan di anatara mereka.
Meskipun cuaca panas, ratusan ojol dan tukang becak tampak khusyuk mengikuti tahlil yang dipimpin oleh KH Abdurrohim di lapangan Polres Mojokerto. Tidak hanya Affan Kurniawan, doa bersama juga untuk keselamatan, ketertiban bagi Mojokerto dan Indonesia pada umumnya.
Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto dan Ketua Bhayangkari Cabang Mojokerto, Fika Ihram, serta pejabat utama Polres, turut hadir dalam acara ini. AKBP Ihram Kustarto, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai amal ibadah.
“Dengan doa bersama ini, kami berharap harapan agar Mojokerto tetap dalam keadaan aman, dan dirahmati oleh Allah SWT,” ujarnya.
KH Abdurrohim, menyampaikan pesan yang kuat tentang pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan antar elemen masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk selalu menjaga keamanan dan kedamaian di Mojokerto, dengan bekerja sama menjaga kondusivitas.
“Jika kita kompak, Allah SWT akan memberi rahmat, negara akan aman dan damai,” ungkapnya.
Setelah tahlil, acara berlanjut dengan sarapan bersama yang melibatkan semua peserta, baik pengemudi ojol, tukang becak, hingga aparat kepolisian. Nasi tumpeng dan nasi kotak dibagikan secara merata, memperkuat ikatan emosional antara polisi dengan masyarakat.
Tindak lanjut dari acara ini adalah pembagian sembako yang meliputi beras, gula, dan minyak goreng untuk ratusan pengemudi ojol dan tukang becak. Paket sembako ini menjadi simbol kepedulian Polres Mojokerto terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang terdampak secara ekonomi.
Taufiq Hidayatullah, seorang pengemudi ojol asal Desa Awang-awang, Mojosari, mengungkapkan harapannya agar hubungan antara Polri dan masyarakat tetap harmonis.
“Semoga hubungan ini semakin erat, dan kejadian tragis ini justru mempererat tali persaudaraan antara kami,” ujar Taufiq.
Sementara itu, Mariyanto, driver ojol asal Desa Pekuwon, Bangsal, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Polres Mojokerto dan berharap agar kondisi Mojokerto tetap aman dan tertib.
“Semoga Polri selalu diberi kelancaran dan keselamatan dalam menjalankan tugas,” tuturnya.