Investasi Rp20 Triliun Danantara, Habibur Rochman Tekankan Lindungi Peternak Rakyat

Muhammad Habibur Rochman, Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Nasdem.

Berhari.com – Anggota Komisi IV DPR RI, Muhammad Habibur Rochman, menyoroti rencana investasi dari PBI Danantara sebesar Rp20 triliun untuk membangun ekosistem peternakan ayam terintegrasi. Meski berpotensi memperkuat sektor perungasan nasional, namun diperlukan pengawalan ketat agar tidak menyingkirkan peternak rakyat.

Hal ini disampaikan Dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR bersama Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/11). Menurut Habib, investasi besar seperti ini harus dirancang dengan hati-hati agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ini langkah positif untuk mengurangi ketergantungan peternak kecil pada perusahaan besar. Tetapi pemerintah harus memastikan mekanisme penyerapan yang tepat agar dampaknya nyata bagi masyarakat,” ujar Legislator NasDem tersebut.

Habib juga mengingatkan, bahwa pembangunan rantai produksi dari hulu ke hilir, mulai grandparent stock, DOC, hingga produksi pakan, harus diatur melalui regulasi yang jelas. Ia khawatir, tanpa pengawasan, ekspansi usaha berskala besar dapat memicu persaingan yang tak seimbang.

“Jangan sampai peternak rakyat kalah bersaing. Regulasi harus hadir agar semua pihak mendapat ruang yang adil,” tegasnya.

Jika dirancang secara matang, lanjut Putra pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, KH Asep Syaifudin Chalim itu, investasi raksasa ini dapat mendukung Program Makan Bergizi gratis (MBG). Dalam sehari MBG, kebutuhan telur mencapai 700 ribu butir dan 1,1 juta ton daging ayam.

Dalam kesempatan itu, Habib meminta Kementerian Pertanian memaparkan detail pelaksanaan proyek Danantara. Mulai dari pola distribusi, strategi integrasi, hingga skema pendampingan bagi peternak kecil, agar mereka tetap memiliki akses pasar yang sehat.

Ia menegaskan, bahwa dana Rp20 triliun dapat menjadi dorongan besar bagi produksi nasional. Kendati demikian, hanya akan efektif jika dibarengi pengawasan regulatif dan perlindungan bagi peternak skala kecil.

Habib berharap investasi ini bisa menjadi model industri peternakan modern yang tetap berkeadilan, sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan merata oleh masyarakat.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT