Viral! Rumah Sepatu Raksasa di Mojokerto Jadi Kafe Unik dengan Panorama Gunung Welirang

Rumah Sepatu setinggi 14,5 meter menjadi destinasi wisata baru di Desa Warungungung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Berhari.com – Sebuah bangunan berbentuk sepatu raksasa mencuri perhatian di Desa Warungungung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Berdiri di tengah hamparan sawah, bangunan setinggi sekitar 14,5 meter itu kini menjadi kafe sekaligus destinasi wisata yang ramai dikunjungi.

Rumah Sepatu berada sekitar 900 meter dari Jalan Raya Mojosari-Pacet. Meski akses menuju lokasi masih melalui jalan sempit, keunikan bangunan berwarna oranye tersebut justru menjadi magnet bagi wisatawan.

Pemilik Rumah Sepatu, Ahmad Taufik, mengatakan ide membangun bangunan berbentuk sepatu muncul karena lokasi usahanya berada cukup jauh dari jalan utama. Sebagai pengrajin sepatu wanita selama lebih dari dua dekade, ia ingin menghadirkan ikon yang berbeda dan mudah diingat.

“Lokasi kami memang cukup jauh dari jalan raya dan aksesnya masih sempit. Karena itu kami ingin menghadirkan sesuatu yang benar-benar unik agar orang tertarik datang. Dari situ lahirlah ide membangun Rumah Sepatu.” ujarnya.

Awalnya, bangunan empat lantai itu dirancang sebagai villa pribadi dan pembangunan dimulai secara bertahap sejak 2023. Namun, konsepnya kemudian diubah menjadi wisata kuliner agar tetap produktif sekaligus mampu membiayai operasional dan perawatannya.

“Awalnya bangunan ini kami siapkan sebagai villa pribadi. Namun akhirnya kami ubah menjadi wisata kuliner supaya bangunan ini tetap hidup, bisa dinikmati masyarakat, sekaligus membiayai perawatannya sendiri.” jelasnya.

Di dalamnya terdapat berbagai ruangan layaknya rumah, sementara lantai paling atas disiapkan sebagai area bersantai dengan panorama Gunung Penanggungan, Gunung Welirang, serta hamparan persawahan. Saat ini, pengunjung masih bisa menikmati area tersebut untuk bersantai dan berfoto.

Selain bangunan utama, kawasan Rumah Sepatu juga dilengkapi gazebo, pendopo, area terbuka, hingga fasilitas kuliner. Ke depan, pengelola berencana menambah area glamping untuk memperluas pilihan wisata.

Rumah Sepatu mulai melakukan soft opening pada 31 Mei 2026. Promosi melalui media sosial, khususnya TikTok, membuat tempat ini sempat viral dan langsung dibanjiri pengunjung. Kini, kunjungan meningkat setiap akhir pekan.

Untuk menu, pengunjung dapat menikmati aneka sambal, nasi goreng, camilan, dan minuman dengan harga mulai Rp15 ribu. Pengelola berharap Rumah Sepatu tak hanya dikenal karena bangunannya yang unik, tetapi juga memiliki sajian kuliner yang membuat pengunjung ingin kembali.

“Kalau orang datang hanya untuk melihat bangunan unik, biasanya cukup sekali atau dua kali. Kami ingin mereka kembali karena kulinernya, suasananya, dan akhirnya merasa seperti keluarga,” pungkas Ahmad Taufik.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT