Kebakaran Hutan Pegunungan Biru Mojokerto, Jalur Pendakian Ditutup

Empat titik api membakar kawasan konservasi pegunungan biru di Taman Hutan Raya Raden Soeryo, Kecamatn Gondang, Kabupaten Mojokerto.

Berhari.com – Kebakaran hutan melanda kawasan konservasi Pegunungan Biru di Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, tepatnya di wilayah Desa Gumeng dan Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Rabu (15/7).

Sedikitnya terdapat empat titik api yang membakar pepohonan dan ilalang di kawasan hutan konservasi tersebut. Kepulan asap putih tebal terlihat menyelimuti area pegunungan dan dapat disaksikan dari sejumlah wilayah di sekitar lokasi.

Berdasarkan informasi di lapangan, titik api pertama kali terlihat pada Selasa malam. Hingga Rabu siang, kobaran api terus membesar dan belum berhasil dipadamkan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim untuk melakukan pemantauan sekaligus memetakan perkembangan kebakaran.

“Wilayah yang terbakar ini merupakan kawasan hutan konservasi. Kami sudah berkoordinasi dan menurunkan tim menuju Bukit Cendono untuk melakukan pemantauan. Dari hasil pemantauan sementara terdapat empat titik api di kawasan Pegunungan Biru,” kata Rinaldi.

Menurutnya, hingga kini proses pemadaman belum dapat dilakukan karena medan menuju lokasi kebakaran sangat sulit dijangkau. Titik api berada di area yang dikelilingi jurang-jurang terjal sehingga membahayakan keselamatan petugas.

“Saat ini angin bergerak ke arah wilayah Batu sehingga kami terus melakukan pemantauan sambil mencari jalur yang aman. Lokasi titik api dibatasi jurang-jurang terjal sehingga menyulitkan petugas mencapai area kebakaran,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi untuk menghindari jatuhnya korban, petugas menutup sementara jalur pendakian menuju puncak Bukit Cendono. Penutupan dilakukan hingga waktu yang belum ditentukan, menyesuaikan perkembangan kondisi kebakaran di kawasan hutan konservasi tersebut.

BPBD Kabupaten Mojokerto mengimbau masyarakat dan para pendaki untuk tidak memasuki kawasan Pegunungan Biru selama proses pemantauan dan penanganan kebakaran masih berlangsung.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT