Dua Motor Adu Banteng di Mojokerto, Tiga Orang Tewas

Warga melihat kondisi salah satu sepeda motor yang terlibat tabrakan di Jalan Raya Desa Kebontunggul, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.

Berhari.com – Kecelakaan maut melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Desa Kebontunggul, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Rabu (12/8) malam. Dua motor tersebut terlibat adu banteng hingga menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan satu korban lainnya kritis.

Tiga korban meninggal dunia masing-masing Annur Widya Febrianti (18), Lidiya Natalia (19), dan Siswanto (38). Sementara korban kritis bernama Suliswanto (38) dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Kecelakaan bermula ketika dua sepeda motor melaju dari arah berlawanan. Motor sport melaju dari arah barat, sedangkan sepeda motor Honda Scoopy datang dari arah timur.

Diduga, kecelakaan terjadi karena kondisi jalan yang gelap. Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di lokasi diketahui sedang padam.

Arif Yulianto, warga sekitar, mengatakan kecelakaan terjadi saat kedua sepeda motor melaju di jalan yang lurus.

“Motor Scoopy dari timur, motor sport dari barat. Keduanya bertabrakan. Yang Scoopy meninggal satu, yang motor sport meninggal dua korban,” ujar Arif.

Menurut Arif, kondisi lampu PJU di lokasi memang sedang mati. Padahal, sebelumnya sempat dilakukan perbaikan.

“Ini baru ada PJU yang mati. Kemarin ada perbaikan, waktu kejadian ini padam. Jalannya lurus,” katanya.

Kerasnya benturan membuat bagian depan kedua sepeda motor mengalami kerusakan parah. Petugas juga langsung mengevakuasi kedua kendaraan dari lokasi kejadian.

Kecelakaan maut tersebut kini ditangani Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Mojokerto. Polisi masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT