Berhari.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto Raya mengajak masyarakat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H melalui kegiatan Gema Sholawat. Acara tersebut mengangkat tema “Meneladani Akhlak dan Meningkatkan Cinta kepada Rasulullah SAW.”
PWI Mojokerto Raya menjadwalkan Gema Sholawat pada Senin, 7 September 2026, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai. Panitia memilih Sekretariat PWI Mojokerto di Jalan Pekayon Nomor 80, Kelurahan Kranggan, Kota Mojokerto, sebagai lokasi acara.
Ustaz Hamzah yang dikenal dengan nama Brandal Qori akan mengisi tausiah dalam kegiatan tersebut. Panitia juga menghadirkan Al Banjari Sabilillah untuk menghidupkan suasana melalui lantunan sholawat.
Ketua PWI Mojokerto Raya, Aminuddin Ilham, mengatakan kegiatan ini menjadi kesempatan bagi keluarga besar PWI untuk memperingati kelahiran Rasulullah SAW sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat. Ia berharap momentum tersebut dapat memperkuat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
“Gema Sholawat ini kami gelar untuk mengajak keluarga besar PWI dan masyarakat bersama-sama memperingati Maulid Nabi. Kami ingin menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai nilai yang terus kita bawa dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Aminuddin menegaskan peringatan Maulid Nabi tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial. Ia ingin momentum tersebut mendorong setiap peserta menerapkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan, termasuk saat menjalankan tugas sebagai insan pers.
“Wartawan juga harus menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman dalam bekerja. Kita harus menyampaikan informasi secara jujur, berimbang, bertanggung jawab, dan tetap mengedepankan nilai kemanusiaan,” tegasnya.
Ketua PWI Mojokerto Raya yang juga reporter JTV itu mengajak anggota PWI, insan pers, serta masyarakat umum menghadiri Gema Sholawat. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi ruang bersama untuk bersholawat, mempererat persaudaraan, dan menebarkan kebaikan.
“Kami membuka kegiatan ini untuk masyarakat umum. Mari hadir, bersholawat bersama, mempererat persaudaraan, dan menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk memperbaiki diri,” tandas Aminuddin.
Panitia memastikan Gema Sholawat PWI Mojokerto Raya terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Mereka berharap acara berlangsung khidmat dan membawa manfaat serta keberkahan bagi seluruh peserta.