Berhari.com – Polres Mojokerto mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan menjaga kerukunan antarumat beragama melalui kegiatan Doa Kebangsaan. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Polres Mojokerto menggelar kegiatan tersebut pada Selasa (20/10) di Lapangan Tenis Polres Mojokerto, tepatnya di belakang rumah dinas Kapolres. Kapolres Mojokerto AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) turut menghadiri acara tersebut.
Kapolres Mojokerto menegaskan bahwa doa bersama tidak hanya menjadi bentuk ikhtiar spiritual, tetapi juga sarana memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mengedepankan sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
“Doa Kebangsaan merupakan wujud ikhtiar bersama untuk menjaga keutuhan NKRI sekaligus mempererat sinergi seluruh elemen masyarakat,” ujar AKBP Erik.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang berpotensi memicu konflik. Ia mendorong masyarakat untuk menyaring informasi dan menjaga semangat persaudaraan demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra mengajak masyarakat menjadikan dua tahun kepemimpinan nasional sebagai momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan kebangsaan. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat berperan penting dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional.
“Momentum ini harus kita jadikan sarana memperkuat persatuan, menjaga kerukunan di tengah keberagaman, serta meningkatkan semangat gotong royong,” katanya.
Melalui kegiatan Doa Kebangsaan, Polres Mojokerto berharap masyarakat semakin solid dalam menjaga kerukunan dan keutuhan NKRI. Sinergi lintas sektor juga diharapkan mampu memperkuat stabilitas kamtibmas sekaligus mendukung terwujudnya Mojokerto yang aman, damai, dan sejahtera.