Berhari.com – Kebakaran melanda bengkel tambal ban di Jalan Gajah Mada, Desa Kebondalem, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jumat (23/10) siang. Suara ledakan keras dari dalam bengkel sekitar pukul 11.15 WIB sempat mengejutkan warga sebelum api membesar.
Bengkel milik Misri, warga Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging, itu sedang tutup karena pemiliknya libur. Kondisi tersebut membuat tidak ada aktivitas di dalam bengkel saat kebakaran terjadi.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut melalui layanan Call Center 110 Polri. Polres Mojokerto langsung mengerahkan personel Samapta, SPKT, Polsek Mojosari, serta kendaraan Armored Water Cannon (AWC) untuk menangani kebakaran.
Kapolres Mojokerto AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengatakan petugas bergerak ke lokasi sesaat setelah menerima laporan. Petugas gabungan bersama pemadam kebakaran Kabupaten Mojokerto dan relawan setempat kemudian berjibaku memadamkan api.
“Begitu menerima laporan melalui Call Center 110, kami langsung merespons cepat. Personel Samapta, SPKT, Polsek Mojosari, dan kendaraan AWC Polres Mojokerto segera kami kerahkan untuk melakukan pemadaman dan pengamanan di lokasi,” ujarnya.
Berkat penanganan petugas dan bantuan warga, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.50 WIB. Upaya tersebut mencegah kobaran api merembet ke permukiman warga di sekitar lokasi.
Kapolres menyebut penanganan cepat itu menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan darurat kepada masyarakat. Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang membantu proses pemadaman.
Beruntung, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena bengkel sedang tutup. Sementara itu, petugas masih mendata kerugian materiil akibat peristiwa tersebut.
Kapolres Mojokerto mengimbau masyarakat segera menghubungi Call Center 110 jika menemukan kebakaran, kecelakaan, atau gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menegaskan bahwa layanan tersebut gratis dan beroperasi selama 24 jam untuk menerima laporan darurat.