Garmen Jadi Produk Unggulan Baru IKM Kota Mojokerto

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari disela-sela melihat pelatihan menjahit yang digelat Diskopukmperindag di Gedung Workshop Alas Kaki Surodinawan, Jumat (04/03/23). Foto istimewa

Berhari.com – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyebut, industri garmen memiliki peluang menjadi produk unggulan, selain produk alas kaki. Sebagaimana diketahui, alas kaki merupakan produk unggulan UMKM Kota Mojokerto.

“Industri garmen sangat dibutuhkan dan potensial untuk dikembangkan. Dengan memiliki keahlian menjahit, kita bisa terkenal melalui sektor jasa garmen,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Sabtu (05/03/23).

Menurut Ning Ita, peluang garmen menjadi industri kecil mikro unggulan terbuka lebar. Jika warga Kota Mojokerto memiliki keahlian menjahit, maka bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian.

Hal itu disampaikan Ning Ita, saat melihat pelatihan menjahit di Gedung Workshop Alas Kaki Surodinawan. Ning Ita meminta para peserta, bisa menghasilkan produk yang mampu bersaing dengan daerah lain.

“Bisa menghasilkan produk serupa dan mampu bersaing dengan daerah lain. Mampu bersaing artinya kualitas dan harga yang sama dengan produk daerah lain,” terangnya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menegah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan, peminat pelatihan menjahit terus meningkat. Banyak warga Kota Mojokerto, khususnya ibu rumah tangga yang ingin memiliki keahlian menjahit.

Pelatihan keterampilan menjahit kali ini, terbagi dalam beberapa kelompok dengan menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya. Prima Putri Susanti, owner Rumah Kursus Jahit memberi pelatihan kepada peserta yang digelar mulai 27 Februari hingga 6 Maret 2023.

“Tahun ini animo masyarakat yang ingin mengikuti pelatihan menjahit cukup tinggi. Dari 200 peserta yang mendaftar, kami hanya bisa menampung 100 peserta karena kuota terbatas,” ungkapnya.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT