BRI Cabang Mojokerto Ikut Pantau KDKMP Bersama Kemenkop, Sinergi Penguatan Ekonomi Desa

Pimpinan Cabang BRI Mojokerto, R. Bobby Meidika Putra, mendampingi Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi RI, Herbert Siagian, saat memantau operasional KDKMP Desa Lengkong dan Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Berhari.com – Kementerian Koperasi RI memantau operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Mojokerto, Kamis (15/10). Kegiatan di Desa Lengkong dan Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, ini bertujuan memastikan kesiapan koperasi dalam melayani kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi RI, Herbert Siagian, memimpin langsung pemantauan tersebut. Perwakilan BRI Cabang Mojokerto, unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, pengurus koperasi, dan masyarakat turut menghadiri kegiatan itu.

Herbert meninjau gerai KDKMP Desa Lengkong sebelum melanjutkan kunjungan ke Desa Gayaman. Ia memeriksa kelengkapan fasilitas, kendaraan operasional, serta kode batang atau barcode koperasi untuk melihat kesiapan operasional di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, Herbert menegaskan bahwa operasionalisasi KDKMP menjadi tahap awal untuk membangun koperasi yang kuat dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia meminta seluruh pihak menjaga komitmen dan bekerja sama agar koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Operasionalisasi ini merupakan langkah awal. Dibutuhkan energi, komitmen, dan kerja keras bersama agar KDKMP dapat tumbuh menjadi koperasi yang besar dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Herbert.

Selain mengevaluasi kesiapan fasilitas, Herbert menyoroti pentingnya pengawasan distribusi barang bersubsidi melalui KDKMP. Ia meminta pengelola memastikan LPG dan pupuk bersubsidi tersalurkan sesuai ketentuan agar masyarakat memperoleh barang tersebut dengan harga yang semestinya.

“Barang-barang bersubsidi harus kita kawal agar penyalurannya tepat sasaran dan tidak dijual sembarangan di luar ketentuan. Hal ini penting karena sangat berdampak bagi masyarakat, khususnya warga yang kurang mampu,” tegasnya.

Herbert juga mendorong KDKMP mengambil peran lebih besar dalam mendukung sektor pertanian di tingkat desa. Menurutnya, koperasi dapat menyediakan kebutuhan petani, menyerap hasil panen, menampung produk unggulan desa, serta membuka peluang akses permodalan bagi pelaku usaha pertanian.

Melalui peran tersebut, KDKMP diharapkan mampu menghubungkan petani dengan produsen dan konsumen dalam satu rantai ekonomi desa. Langkah ini juga berpotensi meningkatkan nilai jual hasil pertanian sekaligus memperluas pemasaran produk lokal.

Sementara itu, Bupati Mojokerto yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto, Nuryadi, menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan KDKMP. Ia menilai koperasi memiliki peran strategis dalam mendukung Program Strategis Nasional (PSN) dan menggerakkan perekonomian masyarakat desa.

Nuryadi berharap KDKMP dapat menyediakan kebutuhan pokok, membantu penyaluran pupuk dan LPG, serta menyerap hasil panen warga. Ia juga mendorong koperasi mengembangkan usaha yang sesuai dengan potensi lokal agar manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kehadiran BRI Cabang Mojokerto dalam pemantauan tersebut menunjukkan keterlibatan unsur perbankan dalam kegiatan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Namun, pihak penyelenggara belum merinci bentuk dukungan khusus BRI terhadap KDKMP, baik melalui pembiayaan, pendampingan usaha, maupun layanan perbankan.

Kegiatan ini juga dihadiri Dandim 0815/Mojokerto yang diwakili Danposramil 0815/20 Mojoanyar, Kapten Inf Karsilan, serta sejumlah perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten, kepolisian, pengurus koperasi, dan unsur masyarakat. Kehadiran berbagai pihak tersebut memperkuat koordinasi dalam mendorong kesiapan operasional KDKMP di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Melalui pemantauan ini, pemerintah berharap KDKMP di Kabupaten Mojokerto dapat meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan kepada masyarakat. Sinergi pemerintah, pengurus koperasi, perbankan, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat usaha koperasi, mendukung pertanian, serta mendorong peningkatan kesejahteraan warga desa secara berkelanjutan.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT