11,5 Kg Bahan Peledak Dimusnahkan Polres Mojokerto, Dua Petugas Nyaris Terbakar

Petugas Satreskrim Polres Mojokerto, lari menghindar usai memusnahkan bahan peledak petasan. Foto Aris

Berhari.com – Polres Mojokerto memusnahkan 11,5 kilogram bahan peledak yang diamankan dari empat tersangka pembuat petasan, Senin (17/04/23).

Belasan bahan peledak berupa bubuk mesiu tersebut, dimusnahkan dengan cara dibakar di lapangan tembak Polres Mojokerto.

Saat memusnahkan, dua petugas Satreskrim Polres Mojokerto nyaris terkena semburan api. Beruntung keduanya berhasil menghindar, sehingga selamat dari luka bakar.

Kapolres Mojokerto, AKBP Wahyudi, mengatakan, belasan bahan peledak tersebut diamankan dari sejumlah tempat. Di antaranya, pembuat petasan di Kecamatan Ngoro dan Dlanggu.

“Kalau yang di Ngoro itu, kurang lebih 6 kilogram bahan peledak yang diamankan. Sedangkan di Dlanggu, kurang lebih 1 kilogram,” ujarnya.

Bubuk mesiu yang diamankan, menurut Wahyudi, sangat berbahaya jika sampai meledak. Bahkan bisa mengancam nyawa dari pembuat petasan.

“Jika dikumpulkan menjadi satu dan meledak, bisa menghancurkan rumah pemiliknya. Dan ledakannya, bisa terdengar hingga radius ratusan meter,” terangnya.

Selain belasan kilogram bahan peledak petasan, Polres Mojokerto juga memusnahkan 774 gram sabu-sabu dan 1.500 botol minuman keras. Pemusnahan barang bukti tersebut, disaksikan tokoh agama dan Forkopimda Kabupaten Mojokerto.

“Barang bukti yang dimusnahkan, merupakan hasil operasi rutin selama Ramadan. Semoga lebaran nanti, umat muslim bisa merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT