Berhari.com – Ratusan atlet dayung se-Kabupaten Mojokerto mulai unjuk ketangkasan dalam Lomba Dayung Perahu Majapahit di Long Storage Kalimati, Desa Kwatu, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (6/5). Lomba ini memperebutkan hadiah puluhan juta rupiah yang dibagi dalam tiga kategori yaitu TNI/Polri, tingkat SMA sederajat dan untuk kategori umum.
Lomba Dayung Perahu Majapahit ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-730 Kabupaten Mojokerto dan HUT ke-22 Pasukan Marinis (Pasmar) 2. Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bertindak langsung untuk membuka even tersebut.
Ikfina menjelaskan, Lomba Dayung Perahu Majapahit ini sengaja dilestarikan pemerintah daerah sebagai bentuk kebanggaan pada pasukan Kerajaan Majapahit yang mampu menguasai wilayah laut. Dengan diadakannya agenda lomba dayung ini diharapkan mampu mencari bibit atlet berbakat yang mempunyai semangat juang Majapahit.
“Usia Kabupaten Mojokerto yang ke-730 ini dihitung dari awal berdirinya Majapahit pada 9 Mei 1293, artinya, Kabupaten Mojokerto adalah penerus dari kerajaan Majapahit. Oleh karena itu, kegiatan dayung ini kita kolaborasikan karena sesuai dengan City Branding yaitu Kabupaten Mojokerto Full of Greatness,” ungkap Ikfina.
Ikfina menambahkan, dengan adanya Long Srotage Kalimati harus dimanfaatkan dengan baik. Berbagai event seperti aspek olahraga, budaya maupun hiburan. Sehingga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di sekitar wilayah desa Kwatu dan Kabupaten Mojokerto.
“Setiap kali kita membuat event, seperti event kali ini tentu kita harus melakukan evaluasi apa saja yang perlu dibenahi, sehingga kemudian Long Storage Kalimati ini menjadi pusat pelatihan, berlatihnya para atlet dayung yang tidak hanya untuk kabupaten Mojokerto tapi kita juga berharap ini jadi pusat atlet internasional,” katanya.
Lomba Dayung Perahu Majapahit sendiri akan digelar selama dua hari, yakni tanggal 6-7 Mei 2023. Untuk kategori TNI/Polri, masing-masing memperebutkan hadiah total Rp 31 juta, dan Rp 23,5 juta untuk tingkat SMA sederajat. (adv)