Berhari.com – Berhari.com – Semangat memburu prestasi di Asian Games 2026 semakin menguat di kubu Timnas Esports Indonesia. Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI), Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra, turun langsung memastikan kesiapan para atlet sebelum bertolak ke Nagoya, Jepang.
Herindra melakukan pemeriksaan terakhir terhadap persiapan Timnas Esports Indonesia di lokasi pemusatan latihan nasional (pelatnas), Hotel Mercure, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (10/9). Ia mengecek kondisi atlet sekaligus memastikan seluruh kebutuhan tim telah siap menghadapi persaingan di Asian Games 2026 yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober.
Dalam kunjungan tersebut, Herindra menaruh perhatian pada kondisi fisik dan mental para atlet. Ia juga memastikan kebutuhan makanan, waktu istirahat, strategi pertandingan, hingga persiapan teknis selama berada di Jepang telah mendapatkan perhatian serius.
Herindra menjalankan pemantauan tersebut bersama Kepala Badan Tim Nasional PB ESI, Mayjen TNI Tjahjono Prasetyanto. Keduanya memastikan para atlet berada dalam kondisi terbaik agar mampu tampil maksimal ketika pertandingan dimulai.
Herindra juga mengingatkan para pemain untuk tidak kehilangan mental juara ketika menghadapi lawan-lawan terbaik Asia. Ia meminta seluruh atlet menjadikan perjuangan di Nagoya sebagai momentum untuk mengibarkan bendera Merah Putih di panggung olahraga internasional.
“Harus menang ya, bendera Merah Putih harus berkibar di dunia internasional,” tegas Herindra di hadapan para atlet.
Target tinggi pun disematkan PB ESI kepada kontingen esports Indonesia. Herindra menegaskan tim akan berjuang sekuat tenaga untuk memenuhi target prestasi yang telah ditetapkan.
“Harusnya sesuai target, menanglah,” kata Herindra. Ia sekaligus mengajak media dan seluruh masyarakat Indonesia memberikan dukungan penuh kepada para atlet yang akan membawa nama bangsa di Jepang.
PB ESI mengirimkan 33 atlet untuk memperkuat Indonesia di Asian Games 2026. Kontingen tersebut juga diperkuat tujuh pelatih dan empat asisten pelatih yang akan mendampingi para pemain selama kompetisi.
Timnas Esports Indonesia akan bertanding di delapan nomor pada Asian Games 2026. Delapan nomor tersebut meliputi PUBG Mobile, Gran Turismo 7, eFootball, Pokémon Unite, Identity V, Honor of Kings, Naraka, dan Mobile Legends.
Pemerintah menempatkan esports sebagai salah satu cabang olahraga yang diharapkan mampu menyumbangkan prestasi untuk Indonesia. Cabang tersebut bersama bulu tangkis menjadi bagian dari kekuatan yang diandalkan untuk mengejar medali di Asian Games 2026.
PB ESI terus memperkuat fondasi pembinaan esports sejak organisasi tersebut diresmikan pada 2020. Organisasi ini menjalankan pembinaan melalui kepengurusan di seluruh provinsi serta jaringan organisasi di 514 kabupaten dan kota di Indonesia.
Sebagai induk organisasi esports resmi Indonesia, PB ESI berada di bawah naungan Kementerian Pemuda dan Olahraga serta menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia). Di tingkat internasional, PB ESI juga aktif dalam SEAEF, AESF, IESF, dan GEF.
Rekam jejak Timnas Esports Indonesia menjadi modal penting untuk menghadapi Asian Games 2026. Di bawah pembinaan PB ESI, Indonesia pernah meraih gelar juara umum IESF World Esports Championship Bali 2022 dan Riyadh 2024 serta menjadi juara umum esports SEA Games Kamboja 2023.
Prestasi tersebut berlanjut ketika Indonesia merebut gelar juara umum SEA Esports Nations Cup 2026 di Vietnam. PB ESI juga menerima penghargaan Best Esports Federation 2024 dari IESF, sementara Indonesia menempati peringkat pertama Asia dan dunia dalam pemeringkatan IESF pada tahun yang sama.
Kini, Timnas Esports Indonesia membawa modal pengalaman dan prestasi tersebut menuju Nagoya. Herindra berharap para atlet mampu menjaga fokus, kekompakan, dan mental juara hingga pertandingan berakhir demi mewujudkan target emas untuk Merah Putih.