Pemkot Mojokerto Dorong Pembentukan Koperasi Merah Putih di Seluruh Kelurahan

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, saat membuka Sosialisasi dan Rakor Pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih di PLUT Maja Citra Kinarya.

Berhari.com – Pemerintah Kota Mojokerto terus menggencarkan penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi. Terbaru, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto menggelar Sosialisasi dan Rapat Koordinasi (Rakor) Pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih, yang berlangsung di PLUT Maja Citra Kinarya, Kota Mojokerto.

Kegiatan ini bertujuan mempercepat pembentukan koperasi di 18 kelurahan se-Kota Mojokerto. Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo, menyebut bahwa forum ini bukan sekadar sosialisasi, tapi juga menjadi ajang kolaborasi lintas stakeholder guna memperjelas pembagian tugas dan menyusun time line pembentukan koperasi.

“Mulai dari sosialisasi di kelurahan, pembentukan struktur pengurus hingga pengesahan legalitas koperasi, semua kita dorong agar rampung sebelum peresmian nasional oleh Presiden Prabowo Subianto pada 12 Juli 2025,” jelas Gaguk.

Koperasi yang diberi nama “Kelurahan Merah Putih” ini nantinya akan menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat lokal. Dengan pembiayaan dari anggaran DPRD Kota Mojokerto, pembentukan koperasi ini diharapkan dapat melibatkan para pelaku usaha, calon anggota koperasi, serta masyarakat luas.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita, menegaskan bahwa Pemkot Mojokerto terus berkomitmen meningkatkan jumlah koperasi sehat. “Empat tahun lalu jumlah koperasi sehat tak sampai 100. Sekarang sudah 160 koperasi yang kita damping secara intensif,” katanya.

Ia menambahkan, banyak koperasi di Mojokerto yang telah memiliki aset miliaran rupiah, terutama yang berbasis karyawan. Menurutnya, koperasi yang dimulai dari usaha simpan pinjam berpotensi tumbuh menjadi badan usaha yang kompleks dan produktif.

Ning Ita juga menekankan pentingnya pemetaan potensi di masing-masing kelurahan agar pembentukan koperasi bisa benar-benar berdampak. “Dengan lebih dari 27 ribu pelaku UMKM dan IKM dari total 142 ribu penduduk, Kota Mojokerto memiliki peluang besar untuk memperkuat koperasi sebagai basis ekonomi rakyat,” pungkasnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Endy Alim Abdi Nusa, serta Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya. (adv)

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT