Berhari.com – Kota Mojokerto tampil percaya diri dalam ajang bergengsi Indonesia City Expo (ICE) yang merupakan bagian dari Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Grand City Convex, Surabaya, Kamis (08/05). Pameran yang diikuti puluhan kota se-Indonesia ini dimanfaatkan betul oleh Pemerintah Kota Mojokerto untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah.
Mengangkat kekayaan lokal seperti industri alas kaki, kuliner khas onde-onde, batik, hingga produk kriya, stan Kota Mojokerto sukses mencuri perhatian pengunjung. Bahkan, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, secara langsung mengundang wali kota peserta ICE untuk datang dan menjajal produk unggulan Mojokerto, termasuk memberikan sepatu gratis sebagai bentuk promosi.
“ICE APEKSI adalah panggung besar bagi kami untuk menunjukkan bahwa produk lokal dari Mojokerto siap bersaing, baik di pasar nasional maupun global,” ujar Ning Ita penuh semangat.
Antusiasme juga datang dari Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, yang mencoba langsung sepatu buatan Mojokerto. Ia mengaku terkesan dengan kualitasnya.
“Sepatunya nyaman dan berkualitas. Tidak kalah dengan merek internasional. Sudah saatnya kita dukung produk dalam negeri,” tuturnya.
Tak hanya menyuguhkan produk jadi, Mojokerto juga menghadirkan inovasi dengan layanan custom footwear 1 jam jadi. Pengunjung bisa memesan alas kaki dan membawa pulang hasilnya hanya dalam satu jam. Promo potongan harga juga diberikan untuk menarik minat pengunjung.
Menunjukkan wajah budaya yang inklusif, Pemkot Mojokerto turut melibatkan komunitas Gubug Wayang dengan menghadirkan pertunjukan dan interaksi langsung dengan wayang potehi – seni pertunjukan Tionghoa yang telah membaur dengan budaya lokal Mojokerto.
Dengan semangat “APEKSINERGI”, Kota Mojokerto tak hanya memamerkan produk, tapi juga mempererat jejaring antar kota melalui kolaborasi dan promosi kekayaan daerah.