Berhari.com – Desa Gempolklutuk, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, mencuri perhatian publik berkat inovasi pertaniannya. Desa ini sukses menggelar panen raya melon hidroponik yang turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, Sabtu (10/05).
Panen tersebut menjadi simbol keberhasilan pemanfaatan lahan kosong menjadi kawasan pertanian produktif. Wabup Mimik Idayana datang didampingi Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Eni Rustianingsih, serta Camat Tarik, Hary Subagio, bersama sejumlah pejabat lainnya.
Mimik Idayana yang ikut panen, mengapresiasi langkah kreatif warga Gempolklutuk dalam mengelola potensi lokal. Menurutnya, konsep urban farming seperti ini layak dijadikan percontohan bagi desa-desa lain di Sidoarjo, bahkan berpeluang dikembangkan sebagai destinasi wisata petik melon.
“Saya bangga melihat desa ini memanfaatkan lahan tidak terpakai menjadi lahan produktif. Ini bisa menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk mengembangkan pertanian terpadu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mimik menekankan pentingnya diversifikasi varietas melon yang ditanam, dan mendorong terciptanya varietas unggulan khas Gempolklutuk. Ia berharap ke depannya, produk pertanian tak hanya dikenal secara lokal, tapi juga punya daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
“Bila memungkinkan, ciptakan varietas khas yang manis dan unik. Daerah ini punya potensi besar untuk dikenalkan ke mancanegara,” tambahnya.
Tak hanya soal produksi, Wabup Mimik Idayana juga mengajak generasi muda untuk terlibat aktif dalam pengembangan pertanian modern. Karena dengan kolaborasi akan mempercepat inovasi, baik dalam teknik budidaya maupun strategi pemasaran digital.
“Kita perlu melibatkan anak muda agar tumbuh minat terhadap dunia pertanian. Mereka bisa berperan besar dalam memasarkan hasil pertanian melalui media sosial, sekaligus mengembangkan wirausaha berbasis pertanian,” terangnya.
Acara panen ini dinilai menjadi titik awal pergerakan besar dalam memanfaatkan pertanian sebagai sektor unggulan di Kabupaten Sidoarjo. Diharapkan keberhasilan Desa Gempol Klutuk dapat menjadi pemicu semangat desa lain untuk melakukan hal serupa.