Berhari.com – PT Sun Paper Source resmi membuka fasilitas baru berupa Paper Mill dan Converting Unit 2 di Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Selasa (7/10). Peresmian ini menjadi momen penting yang menandai 30 tahun perjalanan SPS Corporate sebagai induk perusahaan yang telah berkontribusi besar dalam industri manufaktur kertas di Indonesia.
Hadir dalam acara tersebut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra. Sejumlah buyer dan distributor dari mancanegara juga turut menjadi saksi atas langkah strategis perusahaan ini.
Presiden Direktur PT Sun Paper Source, Ronald Rusco, menjelaskan bahwa pabrik baru ini akan meningkatkan kapasitas produksi perusahaan dari 150.000 ton menjadi 250.000 ton per tahun. Tak hanya itu, target jangka panjang perusahaan juga cukup ambisius, yaitu mencapai 500.000 ton dalam 8 tahun ke depan.
“Ini bukan sekadar perluasan fisik, tapi strategi kami untuk menjadi pemain global yang kompetitif dan berkelanjutan. Kami terus mengadopsi teknologi terbaru demi menekan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi,” ungkap Rusco.
PT Sun Paper Source juga berencana memperbesar kapasitas converting unit, yakni lini produksi produk akhir seperti tisu wajah, tisu toilet, dan produk kebersihan lainnya. Selain itu, perusahaan mulai menjajaki produk ramah lingkungan berbasis serat alami, seperti moulding fiber foodware sebagai pengganti plastik sekali pakai.
“Kami ingin jadi bagian dari solusi masa depan. Dunia butuh produk yang ramah lingkungan, dan kami siap menjawab tantangan itu,” terangnya.
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, mengapresiasi langkah ekspansi PT Sun Paper Source yang dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat. Sebanyak 1.000 tenaga kerja baru telah direkrut, mayoritas berasal dari wilayah Mojokerto.
“Investasi seperti ini memberi dampak positif langsung ke masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun sosial. SPS juga aktif dalam program CSR di bidang pendidikan, kesehatan, hingga bantuan sosial,” katanya.
Sementara itu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyambut baik kehadiran Unit 2 PT Sun Paper Source. Menurutnya, selain memperkuat industri daerah, pabrik baru ini membawa multiplier effect bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
“Bayangkan, ada 1.000 keluarga yang mendapatkan harapan hidup baru dari rekrutmen ini. Ini luar biasa,” ujar Khofifah.
Ia juga menegaskan kesiapan Pemprov Jatim untuk mendukung pengembangan infrastruktur di kawasan industri Ngoro. Salah satunya, membuka akses jalan baru dari Gempol ke kawasan industri sepanjang 10 kilometer, serta mendorong pembukaan akses tol langsung bila diperlukan.
“Kami akan koordinasi dengan BPJT. Kalau memang dibutuhkan pintu tol baru untuk menunjang industri seperti ini, sangat mungkin dilakukan,” tandasnya.