Berhari.com – Kapolres Mojokerto, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, langsung memperkuat komunikasi dengan lembaga penegak hukum setelah mengemban tugas di wilayah Kabupaten Mojokerto. Ia menemui jajaran Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto dan Pengadilan Negeri Kabupaten Mojokerto untuk membangun pola koordinasi yang lebih erat.
Erik membawa semangat kolaborasi dalam pertemuan tersebut untuk memastikan setiap institusi penegak hukum dapat menjalankan perannya secara optimal. Ia menilai komunikasi lintas lembaga menjadi salah satu kunci menghadapi dinamika persoalan hukum yang terus berkembang di tengah masyarakat.
Langkah pertama dilakukan Erik, dengan mendatangi Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto bersama sejumlah Pejabat Utama Polres Mojokerto. Mereka diterima Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto Fauzi, beserta jajaran dalam suasana penuh keakraban.
Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang perkenalan antara pimpinan dua institusi. Erik memanfaatkannya untuk membuka ruang koordinasi yang lebih intensif dalam menangani berbagai persoalan hukum di wilayah Kabupaten Mojokerto.
“Pada kesempatan ini kami memperkenalkan diri sebagai Kapolres Mojokerto beserta PJU yang mendampingi. Kami mohon bimbingan selama menjabat sebagai Kapolres Mojokerto,” ujar Erik.
Erik juga mengajak Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas penegakan hukum. Ia berharap sinergi kedua lembaga semakin kuat sehingga setiap proses hukum dapat berjalan secara profesional dan memberikan kepastian kepada masyarakat.
“Harapan kami bisa selalu berkolaborasi antara Polres Mojokerto dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto. Semoga kerja sama kita semakin solid, khususnya dalam mewujudkan penegakan hukum di wilayah Kabupaten Mojokerto,” tuturnya.
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, Fauzi, menyambut baik inisiatif tersebut dan membuka ruang kerja sama yang lebih intensif dengan Polres Mojokerto. Ia bersama jajarannya siap memperkuat koordinasi dalam setiap tahapan proses penegakan hukum sesuai kewenangan masing-masing.
Erik kemudian melanjutkan silaturahmi ke Pengadilan Negeri Mojokerto bersama jajaran PJU Polres Mojokerto. Kunjungan tersebut mempertemukan unsur kepolisian dengan lembaga peradilan untuk memperkuat komunikasi dalam mendukung proses hukum yang transparan dan sesuai aturan.
Kapolres Mojokerto memandang hubungan antara kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan memiliki posisi penting dalam membangun sistem peradilan pidana yang terpadu. Ia ingin koordinasi antarlembaga berjalan baik sejak tahap penyelidikan dan penyidikan, penuntutan, hingga proses persidangan.
Penguatan sinergi tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga profesionalitas setiap aparat dalam menjalankan tugasnya. Polres Mojokerto bersama unsur penegak hukum lainnya diharapkan mampu memberikan pelayanan hukum yang cepat, transparan, dan berkeadilan.
Erik menempatkan komunikasi lintas institusi sebagai salah satu prioritas dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum. Ia ingin seluruh unsur APH di Kabupaten Mojokerto bergerak dengan persepsi yang selaras ketika menghadapi berbagai persoalan hukum.
Rangkaian silaturahmi itu sekaligus menjadi langkah awal Erik membangun hubungan kelembagaan dengan jajaran penegak hukum di Kabupaten Mojokerto. Polres Mojokerto berharap kolaborasi tersebut dapat menciptakan penanganan perkara yang lebih efektif sekaligus memperkuat kepastian hukum bagi masyarakat.
Sinergi antara polisi, jaksa, dan pengadilan juga diharapkan mampu mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif. Melalui komunikasi yang konsisten, seluruh institusi dapat menjalankan tugas masing-masing secara profesional dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat.