Antisipasi Serangan Siber, Pemkab Mojokerto Luncurkan CSIRT

Bupati Mojokerto Ikfina Fhamawati saat meluncurkan CSIRT di Pendapa Graha Maja Tama, Kamis (134/10/22). Foto Kominfo Pemkab Mojokerto.

Bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Pemerintah Kabupaten (pemkab) Mojokerto meluncurkan Computer Securty Incident Respone Team (CSIRT), Kamis (13/10/22).

CSIRT ini bertujuan untuk melakukan penyelidikan dan melindungi sistem informasi atau keamanan data organisai perangkat daerah dari serangan siber.

Bupati Mojokerto Ikfoina Fahmawati mengingatkan kepada seluruh jajarannya, untuk mewaspadai ancaman yang ditimbulkan akibat kejahatan siber.

“Para kepala perangkat daerah, kepala bagian dan semuanya bisa memnafaatkan layanan ini. Dunia digital itu ada ancamannya, kita harus waspada jangan sampai lengah,” kata Ikfina di Pendapa Graha Maja Tama.

Sementara ituKepala Dinas Komunikasi dan Informasi Pemkab Mojokerto Ardi Sepdianto menyebut, dasar diluncurkannya CSIRT lantaran banyaknya serangan siber yang terjadi akhir-akhir ini.

Sejak Januari hingga September 2022, terdapat 149 juta serangan siber di Indoensia, berdasar website honeynet BSSN. “12 juta diantaranya serangan siber yang terjadi di Jawa Timur,” katanya.

Menurutnya Kabupaten Mojokerto masih terdapat beberapa isu yang cukup krusial. Diantaranya  belum optimalnya kemampuan dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

Selain itu, penyelenggaraan sistem elektronik belum  menyediakan sistem pengamanan yang mencakup prosedur dan sistem pencegahan.

“Dan yang terkahir, belum ada sistem penanggulangan insiden untuk menjamin sistem elektronik dapat beroperasi secara terus menerus,” ungkapnya.

Direktur Keamanan Siber dan Sandi Teknologi Informasi dan Komunikasi, Media, dan Transportasi, Deputi IV, BSSN, Rinaldy mengatakan, pembentukan CSIRT sesuai Perpres Nomor 18 tahun 2020.

“Pemkab Mojokerto merupakan daerah ke-17 yang mendaftarkan CSIRT ke BSSN. Untuk total diseluruh Indonesia terdapat 514 Kabupaten-Kota,” kata Rinaldy.

BSSN sendiri menargetkan hingga tahun 2024, sebanyak 131 daerah yang membentuk CSIRT. Di tahun 2022 ini akan dibentuk 32 CSIRT yang tersebar di kementerian, lembaga dan daerah.

“Kabupaten Mojokerto terpilih menjadi pilot project CSIRT di Provinsi Jawa Timur,” ungkapnya.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT