Baiat Ratusan Anggota, PW PSNU Pagar Nusa Tindak Tegas Pembuat Onar

Ratusan anggota baru PSNU Pagar Nusa, dibaiat, di Kantor PCNU Kabupaten Mojokerto, Minggu (19/02/23). Mereka berhak menyandang sabuk hijau dan sah menjadi warga Pagar Nusa.

Berhari.com – Pengurus Wilayah (PW) Perguruan Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Jatim, akan menindak tegas anggotanya yang membuat kerusuhan.

Hal ini disampaikan Ketua PW PSNU Pagar Nusa Jatim, Abdul Muchid, saat pembaiatan anggota baru, di Kantor PCNU Kabupaten Mojokerto, Minggu (19/02/23).

PW PSNU Pagar Nusa Jatim telah berkomitmen dengan para pengurus perguruan silat lainnya, untuk menghidari bentrokan antar pendekar.

Mereka akan membentuk tim khusus untuk memberantas aksi anarkis, dari oknum masing-masing perguruan silat.

Di intrenal Pagar Nusa, menurut Abdul Muchid, telah membentuk pasukan khusus dalam menangani permasalahan  tersebut.

“Kita dari perguruan harus berani, untuk menindak tegas para pembuat onar. Pasukan inti, akan dibekali jurus-jurus tertentu untuk menertibkan mereka,” katanya.

Lebih lanjut Muchid menjelaskan, pihaknya melarang anggotanya membawa bendera maupun atribut yang dapat memicu gesekan.

 “Cuma 5-10 orang yang mengendarai sepeda motor dan konvoi. Benderanya dikibar-kibarkan. Saya minta itu dilepas dan dirampas,” ujarnya.

Selain berkomitmen dengan perguruan silat lain, PW PSNU Pagar Nusa juga bekerjasama dengan aparat penegak hukum. Jika didapati anggota Pagar Nusa yang berbuat onar, akan diserahkan ke polisi.

“Biar jera. Kalau tidak, akan terus seperti ini. Pendekar itu kalau lawannya sudah menyerah, ya selesai. Lawan sudah minta ampun, kok terus dihajar. Itu namanya bukan pendekar,” terangnya.

Sementara itu, sedikitnya 210 anggota baru PSNU Pagar Nusa dibaiat di Kantor PCNU Kabupaten Mojokerto. Mereka kini sah, mengenakan sabuk hijau dan menjadi warga Pagar Nusa.

“Jadi berbeda dengan perguruan silat lain. Kalau perguruan lain awalnya putih, kuning dan seterusnya. Tapi di Pagar Nusa, usai dibaiat memakai sabuk hijau,” ungkapnya.

Abdul Muchid berharap, warga PSNU Pagar Nusa yang baru dibaiat, tidak ada yang terlibat gesekan dengan perguruan silat lain. Dan tidak meniru, para senior atau warga Pagar Nusa yang lama.

“Saya paham betul, mereka-mereka yang berbuat keonaran. Awalnya itu mereka latihan di Pagar Nusa, lalu buat keonaran di luar. Sebenarnya sama di perguruan sebelah,” tandasnya.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT