Berhari.com – Warga Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki yang terkubur di pekarangan belakang rumah warga, Minggu (10/8) sore.
Jasad bayi tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan ari-ari yang masih menempel. Bayi diperkirakan berusia sekitar delapan hingga sembilan bulan.
Penemuan bermula saat pemilik rumah, Rohana, kembali ke rumah setelah beberapa waktu pergi. Saat hendak menyalakan kran air untuk menyiram pekarangan, ia melihat gundukan tanah mencurigakan di dekat sumur.
Karena penasaran, Rohana kemudian membongkar gundukan tersebut. Alangkah terkejutnya ia ketika menemukan jasad bayi laki-laki yang terbungkus kaos berwarna merah.
Jasad bayi itu ditemukan pada kedalaman sekitar 30 sentimeter. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan kepada kepolisian.
Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari pemeriksaan awal, bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan panjang tubuh sekitar 50 sentimeter dan diperkirakan berusia delapan hingga sembilan bulan.
Kapolsek Kutorejo, AKP Sugeng Irawadi, membenarkan adanya penemuan jasad bayi tersebut.
“Ini tadi kira-kira umur delapan atau sembilan bulan. Jenisnya laki-laki, ditemukan di pinggir sumur warga. Pemilik rumah tadi bilangnya dari Gresik, dia pulang kemudian curiga dengan gundukan tanah. Kedalamannya sekitar 30 sentimeter,” ujar Sugeng.
Untuk kepentingan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut, jasad bayi kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Porong, Sidoarjo.