BPS Mojokerto Gandeng Wartawan, Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026

Tim Humas BPS saat memaparkan pentinganya literasi statistik, sekaligus sosialisasi sensus ekonomi 2026 kepada anggota PWI Mojokerto.

Berhari.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mojokerto terus memperluas Gerakan Literasi Statistik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya data yang akurat. Kali ini, BPS menggandeng insan pers dengan menyambangi Kantor Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto, Kamis (13/11).

Ketua Tim Humas BPS Kabupaten Mojokerto, Yeni Suryati, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Statistik Dunia. Melalui kolaborasi dengan media, BPS ingin memperkuat pemahaman publik terhadap data agar tidak terjadi kesalahan tafsir dalam penyajian informasi.

“Kami ingin semua pihak, termasuk wartawan, memiliki literasi statistik yang baik. Ada lima paket kegiatan literasi, menyasar OPD, mahasiswa, pelajar, dan kali ini media. Tujuannya agar tidak terjadi miss interpretasi ketika menggunakan data BPS,” jelas Yeni.

Selain mengedukasi wartawan tentang pentingnya data, kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi awal Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan digelar mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026.

Yeni mengungkapkan, SE2026 akan menjadi momentum besar untuk memotret denyut nadi ekonomi Indonesia secara menyeluruh. Sensus ini mencakup seluruh kegiatan ekonomi, kecuali sektor pertanian, pemerintahan, dan rumah tangga.

“Ada tiga tujuan utama SE2026: memotret struktur ekonomi, karakteristik usaha, serta perkembangan ekonomi digital dan hijau. Lewat SE2026, BPS ingin mencatat detak jantung ekonomi Indonesia dari usaha besar hingga UMKM,” tuturnya.

Hasil SE2026 nantinya akan menjadi data dasar penting bagi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat umum. Pemerintah bisa merumuskan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran, pelaku usaha memperoleh arah pasar dan investasi, sementara akademisi dan peneliti mendapatkan sumber data komprehensif untuk kajian ekonomi berbasis bukti.

“Ekonomi itu seperti jantung negara — detaknya berpengaruh pada kehidupan semua orang. Melalui SE2026, kami ingin mencatat setiap detak itu untuk kemajuan bersama menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Yeni.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT