Bupati Mojokerto Resmikan Rekonstruksi Jembatan Talunbrak Senilai 14,5 Miliar Rupiah

Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, saat memberi pengarahan terkait rekonstruksi jembatan Talunbrak.

Berhari.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, meresmikan rekonstruksi jembatan di Dusun Talunbrak, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong. Anggaran sebesar 14,5 miliar rupiah disiapkan, untuk membangun jembatan Talunbrak.

Pengerjaan jembatan Talunbrak yang melintang di atas Kali Lamong ini ditandai dengan peletakan batu pertama Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra. Jembatan penghubung antar dusun di Desa Talunblandong dan sejumlah wilayah di Kabupaten Gresik ini, ditargetkan rampung Oktober 2025.

“Alhamdulillah ini menjadi solusi untuk masyarakat. Tidak hanya masyarakat Kabupaten Mojokerto, tapi juga bisa dimanfaatkan dan dirasakan masyarakat Kabupaten Gresik,” ujar Gus Barra, usai Gruondbreking, Rabu (16/04).

Menurut Gus Barra, Jembatan Talunbrak ini memiliki panjang 66 meter dengan lebar 6 meter. Sehingga jembatan bisa dilalui semua jenis kendaraan, termasuk truk.

Rekonstruksi jembatan Talubrak, lanjut Gus Barra,sudah lama dinanti-nanti masyarakat. Karena sebelumnya jembatan yang awalnya dibangun tahun 2001, alami kerusakan parah akibat diterjang luapan Kali Lamong, saat musim hujan.

“Pembangunan kembali jembatan Talunbrak ini sudah lama dinanti-nanti masyarakat. Tadi ada warga yang curhat, nangis-nangis, cerita saat mengantarkan anaknya sekolah dengan kondisi air sungai yang meluap sampai sepinggang,” ungkapnya.

Untuk membangun jembatan Talunbrak, Pemkab Mojokerto telah menyiapkan anggaran sebesar 14,5 milliar rupiah dari hibah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Diketahui rekonstruksi jembatan Talunbrak ini, masuk ke dalam proyek strategis dan program 100 hari Bupati Mojokerto.

“Rekonstruksi jembatan menggunakan dana hibah dari BNPB, sebesar 14,5 miliar rupiah. Dengan dukungan anggaran sebesar itu, pengerjaaan jembatan kita targetkan rampung, 20 Oktober 2025,” jelasnya.

Agar mencapai target yang diharapkan, Gus Barra meminta semua yang terlibat pengerjaan proyek jembatan Talunbrak, untuk benar-benar serius dan amanah. Karena keberadaan jembatan tersebut, sangat penting dan bisa berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, termasuk para petani.

“Saya minta rekonstruksi jembatan Talunbrak ini dikerjakan dengan baik dan benar, dari segala aspeknya. Kami telah bekerjasama dengan kejaksaan dan kepolisian untuk memberi pendampingan pengerjaan proyek, supaya tepat waktu maupun tepat volume,” tandasnya.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT