Bupati Subandi Geram Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo Terancam Molor

Bupati Subandi saat sidak proyek revitalisasi Alun-alun Siodarjo.

Berhari.com – Bupati Subandi tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya saat melakukan inspeksi mendadak proyek revitalisasi Alun-alun Sidoarjo, Jumat (5/12). Dengan anggaran Rp24,6 miliar, progres di lapangan dinilainya jauh dari memuaskan, kendati tenggat kontrak tinggal 10 hari lagi.

Didampingi Kepala DLHK Sidoarjo, Bahrul Amig, Bupati Subandi menegaskan bahwa masyarakat sudah menunggu selesainya pengerjaan Alun-alun yang menjadi pusat aktivitas warga Sidoarjo. Namun kondisi di lapangan justru membuatnya pesimistis.

“Saya lihat ini tidak 20 persen deviasi. Wong kelihatan acak-acakan kok dibilang deviasi 20 persen, sementara waktu tinggal sepuluh hari,” ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, Bupati Subandi meminta DLHK memperketat pengawasan. Ia menekankan bahwa anggaran besar yang digelontorkan pemerintah harus sebanding dengan hasil yang diterima masyarakat.

“Alun-alun ini milik seluruh warga Sidoarjo. Jangan sampai anggaran besar tapi hasilnya mengecewakan,” tegasnya.

Bupati Subandi mengingatkan bahwa proyek ini berada dalam pantauan langsung Inspektorat pusat. Karena itu, ia meminta semua pihak yang terlibat bekerja sesuai aturan dan tidak bermain-main.

Bahkan, ia mempersilakan aparat penegak hukum turun memeriksa apabila ditemukan indikasi penyimpangan.

“Sidoarjo ini langganan KPK, pak. Nek wong Sidoarjo masih mau bermain-main seperti ini, saya persilakan APH masuk. Silakan cek semuanya. Saya siap,” tandas Subandi.

Proyek revitalisasi yang seharusnya menjadi kebanggaan warga Sidoarjo itu kini berada di ujung tanduk. Publik menunggu apakah kontraktor mampu menuntaskan pekerjaan tepat waktu atau justru harus berhadapan dengan konsekuensi hukum.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT