Berhari.com – Aksi pencurian power dan mixer pengeras suara Masjid Darussalam, Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, terekam CCTV. Akibat peristiwa tersebut, takmir masjid tak bisa mengumandangkan azan hingga alimi kerugian jutaan rupiah.
Peristiwa pencurian power dan mixer pengeras suara Masjid Darussalam ini terjadi pada Rabu, 16 Oktober 2024. Saat pencurian berlangsung, takmir masjid sedang tidur di gudang.
“Saat kejadian saya sedang tidur di gudang belakang masjid. Sehingga saya tidak mengetahui pelaku melakukan aksinya,” ujar Mustakim, pengurus Masjid Darussalam, Sabtu (19/10).
Menurut Mustakim, dalam rekaman CCTV terlihat pelaku yang diperkirakan berusia 27 tahun masuk masjid melalui pintu selatan. Sebelumnya pelaku mondar-mandir di halaman masjid dengan mengendarai sepeda motor.
“Ya, menang kalau pintu selatan masjid, tidak pernah dikunci. Kemungkinan pelaku sudah pernah ke sini, jadi tahu kalau pintu tidak dikunci,” terangnya.
Melihat suasana masjid yang sepi, lanjut Mustakim, pelaku yang mengenakan hoodie dan masker wajah bergegas masuk menuju ruang operator marbot. Pelaku dengan cepat mengambil power dan mixer pengeras suara dan langsung kabur.
“Karena hilang dicuri, sempat tak bisa mengumandangkan azan waktu sholat ashar dan magrib yang dapat didengar para jamaah. Saya lalu membeli power dan mixer baru, untuk azan sholat magrib,” ungkapnya.
Mustakim menyebut, pihaknya mengalami kerugian hingga 3 juta rupiah akibat peristiwa tersebut. Agar kejadian serupa tidak terulang, pengurus Masjid Darussalam akan lebih meningkatkan kewaspadaan.
“Kami sudah melaporkan aksi pencurian ke polisi, dengan membawa barang bukti rekaman CCTV,” tandasnya.