Berhari.com – Ribuan pasangan suami istri (pasutri) yang belum memiliki keturunan meski telah lama menikah, berburu kurma muda di Masjid Al-Mubarok, Kelurahan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Minggu (22/02) pagi.
Mereka saling berebut, untuk mendapatkan buah kurma yang dibagikan pengurus masjid. Para pasutri rela mengantre berjam-jam dan berdesak-desakan agar dapat masuk ke masjid.
Tak hanya Mojokerto, pasutri ini juga datang dari berbagai daerah seperti Jombang, Sidoarjo dan Surabaya. Mereka meyakini, buah kurma yang dipetik langsung dari pohonnya di halaman Masjid Al-Mubarok dapat membawa berkah kehamilan.
Dandi, salah satu pemburu kurma asal Surabaya ini mengaku, mengantre sejak pukul 5 pagi demi mendapatkan kurma muda. Kurma yang didapat akan diberikan ke istri yang telah dinikahinya 4 tahun lalu.
“Habis subuh tadi antrenya, ini baru dapat kurma, semoga secepatnya punya momongan. Ya, berdesak-desakan sama warga lainnya,” katanya.
Hal serupa juga disampaikan perempuan asal Jombang, Mastia. Dirinya mengaku sudah 8 tahun menikah, namun hingga kini belum memiliki anak.
“Ini tadi diantar sama kakak saya, sempat antre lama. Kalau menikah sudah 8 tahun, tapi belum punya anak,” ujarnya.
Menurut Mastia, berburu kurma muda di Masjid Al-Mubarok merupakan salah satu ikhtiar. Berbagai cara telah dilakukan bersama suami agar memiliki keturunan, tak terkecuali memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter.
“Sudah banyak cara yang kami lakukan, semoga kali ini berhasil dan cepat memiliki anak usai makan kurma muda.,” terangnya.
Karena banyaknya pasutri yang datang, membuat kewalahan panitia pembagian kurma. Panita terpaksa memetik kembali kurma-kurma di atas pohon, agar tidak mengecewakan pasutri yang sudah lama mengantre.
“Pengambilannya langsung datang ke sini, terus dikasih sama panitia. Mereka taunya dari mesdos, sejak Jumat kemarin banyak yang pesan kurma,” ungkap salah satu pengurus Masjid Al-Mubarok, Haji Hasan.
Karena masih ada yang tidak kebagian kurma, panitia meminta para pasutri meninggal nomer telepon masing-masing. Mereka akan dihubungi pengurus Masjid Al-Mubarok, saat kurma muda dipanen.
“Memang melebihi target, sekitar 2500 pasangan suami istri yang datang, ada yang menginap di masjid. Bagi yang tidak kebagian kurma, kami minta meninggalkan nomor telepon, biar nanti dihubungi panitia. Kurma yang masih di pohon sudah manggar, mungkin 3 bulan lagi panen,” ungkapnya.