Dua Karyawan SPPG Ngoro-Mojokerto Terluka Bakar Usai Mesin Oven meledak

Berhari.com – Mesin pengeringan ompreng atau wadah Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Ngoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, meledak. Akibatnya, dua karyawan alami luka bakar di wajah, perut dan tangan.

Peristiwa meledaknya oven untuk mensterilkan ompreng dari kuman-kuman ini terjadi pada Senin (15/12) malam, sekira pukul 19.30 wIB. Saat kejadian dapur SPPG dalam kondisi ramai, dan para karyawan beraktivitas menyiapkan menu MBG.

Kedua korban yang merupakan warga Ngoro tersebut, Mohammad Binta Pranata (25) dan Suliadi (47). Karena luka bakar yang diderita, keduanya langsung dilarikan ke RS Mawadah, Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Menurut wara, mereka sempat panik ketika mendengar suara ledakan keras di dalam SPPG yang diketahui berasal dari mesin pengering ompreng. Saat peristiwa terjadi, kedua korban hendak mengeringkan ompreng usai di cuci.

“Ya kaget, kalau peristiwa pastinya saya tidak tau. Tiba-tiba terdengar suara keras seperti petasan meledak hingga menimbulkan korbaran api,” ungkap Suwondo (63).

Ia memastikan jika ada dua korban dari pekerja SPPG yang mengalami luka bakar. Kendati demikian, luka bakar yang diderita kedua korban tidak terlalu serius.

“Ada dua pekerja yang terluka bakar. Keduanya langsung dibawa ke Rumah Sakit Mawadah,” terangnya.

Usai menjalani perawatan medis, kedua korban sudah diizinkan pulang oleh pihak rumah sakit, Selasa Pagi. Meski begitu, keduanya masih diharuskan rawat jalan untuk mengobati luka bakar yang diderita.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti meledaknya mesin pengering ompreng MBG di SPPG Desa Ngoro. Selain melakukan olah TKP, sejumlah saksi juga telah diperiksa polisi.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT