Tim Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, kembali ekskavasi Situs Bhre Kahuripan di Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.
Penggalian arkeologi di situs yang juga dikenal dengan Situs Tribuana Tunggadewi kali ini fokus di sisi barat, kurang lebih 400 meter dari bangunan candi di situs purbakala tersebut.
Sejak mulai ekskavasi pada Senin, 29 Agustus 2022, telah membuka 45 kotak gali. Hasilnya, tim arkeolog berhasil menemukan Benda Cagar Budaya (BCB) berupa struktur bangunan kuno.
Arkeolog BPCB Jatim Yuni Atmi mengatakan, struktur yang ditemukan berbahan bata merah. Namun ia belum bisa memastikan, apakah itu pagar atau bangunan lainnya.
“Jadi bentuk struktur bangunannya itu memanjang, menyerupai pagar. Tapi apakah itu pagar dinding bangunan atau hanya sebatas pagar biasa kita belum tahu,” kata Yuni.
Saat ini, struktur yang tampak orientasinya utara selatan sepanjang 10 meter dan tinggi strukturnya mencapai 80 centimeter. Sayangnya, struktur yang ditemukan dalam kondisi tak utuh.
“Memang struktur bangunannya rusak. Ini kan berada di area kebun tebu, mungkin rusak akibat aktifitas warga atau bahkan jauh sebelumnya saat masa kolonial belanda,” terang Yuni.
Lebih lanjut Yuni menjelaskan, selain struktur bangunan berbahan bata merah, saat ekskavasi tim arkeolog juga menemukan sebaran umpak-umpak besar.
Sedikitnya 7 umpak yang terbuat dari batu andesit ditemukan. Umpak-umpak yang berfungsi sebagai penyanggah tiang bangunan berkonstruksi kayu itu berdiameter 1 meter.
“Sebaran umpaknya banyak ya, bahkan itu ada yang di saluran irigasi sawah. Sebenarnya umpak-umpak ini sudah ditemukan pada tahun 2018 lalu,” tandasnya.
Ekskavasi Situs Bhre Kahuripan di Desa Klinterjo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, kali ini merupakan penggalian arkeologi yang keempat kalinya digelar oleh BPCB Jawa Timur.
Sebelumnya pada tahap I,II dan III ekskavasi difokuskan di sekitar lokasi bangunan utama candi dengan adanya yoni berangka tahun 1294 caka atau 1372 masehi.
Rencananya ekskavasi tahap IV ini rampung pada 6 September 2022. Temuan Struktur bangunan akan tetap dibuka untuk disaksikan warga.