Berhari.com – Enam unit mobil damkar diterjunkan untuk menjinakkan api yang menghanguskan lantai dua gedung RS Gatoel, Kota Mojokerto. Diduga api yang membakar ruang rapat dan gudang arsip tersebut disebabkan hubungan arus pendek listrik.
Hingga pukul 5.30 WIB, kebakaran hebat yang melanda RS Gatoel bisa dipadamkan setelah petugas berjibaku selama dua jam. Tak hanya petugas damkar, petugas rumah sakit juga melakukan upaya pemadaman api agar tak menjalar ke gedung lainnya.
Pj Wali Kota Mojokerto, Ali Kuncoro, mengatakan, untuk penyebab pasti kebakaran masih dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian. Diduga kebakaran lantai dua gedung RS Gatoel tersebut, akibat hubungan arus pendek listrik.
“Diperkirakan akibat korsleting listrik. Tapi untuk penyebab pastinya menunggu hasil penyelidikan Polres Mojokerto,” ujarnya Ali, kepada wartawan saat meninjau lokasi kebakaran.
Mas Pj sapaan akrab Ali Kuncoro, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Meski begitu empat petugas rumah sakit mengalami sesak nafas akibat menghirup asap saat melakukan upaya pemadaman.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa akibat kebakaran ini. Empat petugas rumah sakit alami sesak nafas, sedangkan seoran gpetugas damkar terkena paku saat melakukan pemadaman dan semua sudah dilakukan penanganan,” ungkapnya.
Tak hanya dari Pemkot Mojokerto, enam mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi juga berasal dari sejumlah perusahaan. “Alhamdulillah, sekarang sudah padam. Upaya pemadaman api juga dibantu, mobil damkar dari PT Dragon,” terangnya.
Mas Pj menambahkan, jika RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo siap menampung pasien RS Gatoel yang dievakuasi akibat kebakaran yang terjadi. Pihaknya juga memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto, untuk berkoordinasi dengan rumah sakit lainnya.
“Untuk sementara, Alhamdulillah tidak ada pasien yang dievakuasi ke rumah sakit lain. Saya sudah berkoordinasi dengan kepala RSUD Kota Mojokerto dan Kadis Kesehatan,” tandasnya.