Berhari.com – Tiga remaja di Jalan Raya Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, menjadi korban aksi gerombolan geng motor bersenjata tajam. Tak hanya melakukan penyerangan, para pelaku juga membawa kabur motor korban.
Aksi penyerangan gerombolan geng motor ini terjadi pada Sabtu dini hari, pukul 02.00 WIB. Saat itu para korban yang mengendarai motor Scoopy boncengan tiga, berhenti di simpang tiga jalan raya, tepatnya di depan Pabrik Ajinomoto.
Belum juga turun dari motor, sekelompok geng motor melintas dan langsung menyerang ketiga remaja tersebut. Kuatir terkena sabetan senjata tajam, ketiga korban kabur.
Aksi para pelaku yang berjumlah delapan orang ini, terekam CCTV pabrik bumbu penyedap masakan. Videonya pun viral, usai diunggah di berbagai platform media sosial.
“Peristiwa pastinya saya tidak tau. Baru tau setelah ditelepon warga, menanyakan aksi pembegalan yang terjadi di depan pabrik,” ujar Arif Wicaksono, tukang tambal ban, Minggu (05/01).
Menurut Arif, dari rekaman video yang beredar luas di masyarakat diketahui saat peristiwa terjadi, jalan raya dalam kondisi sepi. Para pelaku penyerangan, sempat memburu ketiga remaja yang kabur dan meninggalkan sepeda motor mereka.
“Ya, langsung kabur dan meninggalkan motor Scoopy yang dikendarainya. Mungkin takut, karena para pelaku membawa senjata tajam berukuran besar,” ungkapnya.
Karena motor Scoopy miliknya dibawa kabur pelaku, korban AFM (17) asal Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, melapor polisi. Hingga kini belum diketahui motif pasti gerombolan geng motor, menyerang ketiga korban yang berujung pembegalan sepeda motor.