Harga Daging Ayam Potong Naik 2 Ribu Rupiah Per Kilogram

Tembus 34 ribu rupiah per kilogram, pedagang mengaku harga masih standar. Foto lif

Berhari.com – Harga daging ayam potong di pasar-pasar tradisional Mojokerto, mulai merangkak naik hingga mencapai 2 ribu rupiah per kilogram. saat ini daging ayam potong dijual pedagang seharga 34 ribu rupiah per kilogram, dari sebelumnya 32 ribu rupiah per kilogram.

Seperti kenaikan harga daging ayam potong yang dijual pedagang di Pasar Tanjunganyar, Kota Mojokerto. Pedagang mengaku, naiknya harga daging ayang potong tersebut sudah terjadi 4 hari lalu.

“Sekarang mulai naik, saya jual 33-34 ribu rupiah per kilogram,” ujar Subianto (40) salah satu pedagang, Rabu (18/10/23).

Menurutnya, harga jual daging ayam potong saat ini masih normal, kendati mengalami kenaikan. Hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya, konsumen yang membeli daging ayam baik untuk konsumsi pribadi maupun dijual kembali.

“Kalau konsumen, belum ada yang mengeluh. Tidak seperti saat harga 40-45 ribu rupiah per kilogram beberapa waktu lalu, omzet sampai turun hampir 50 persen,” ungkapnya.

Sementara itu, naiknya harga daging ayam potong ini dirasa sangat memberatkan bagi Sulasih (35), warga Kelurahan Meri. Ia mengaku, jika harga 33-34 ribu rupiah per kilogram masih terlalu tinggi bagi ibu-ibu rumah tangga seperti dirinya.

“Ya, masih mahal. Kalau saya sih keberatan dengan harga sekarang, harga normal itu 28-30 ribu rupiah per kilogram,” katanya.

Berbeda dengan Anita, ibu rumah tangga asal Kelurahan Mentikan. Menurutnya, harga daging ayam potong saat ini masih standar, jika dibandingkan ketika bulan puasa dan mendekati ramadhan.

“Beli ayam 3 kilogram. Kalau saya rasa masih normal, jadi tidak keberatan dengan harga sekarang ini,” terangnya.

Naiknya harga daging ayam potong ini, disebabkan tingginya harga pakan. Selain itu, permintaan daging ayam potong terus meningkat seiring musim hajatan.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT