Berhari.com – Jelang dimulainya tahun ajaran baru 2023-2024, para penjahit di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, kebanjiran pesanan menjahit seragam sekolah.
Bahkan karena terlalu banyak pesanan yang masuk, para penjahit menolak pelanggan. Hal itu disebabkan mepetnya waktu pemakaian seragam sekolah.
Mereka memilih fokus untuk menyelesaikan, seragam sekolah dari pelanggan yang sudah ada. Karena Senin pekan depan, seragam yang mereka jahit akan dipakai masuk sekolah.
Belum lagi, banyak di antara pelanggan yang menunggu selesainya pengerjaan seragam sekolah anaknya di depan lapak jahit mereka.
“Lagi jahit pakaian seragam sekolah SMP, untuk anak saya. Ada dua pasang baju seragam yang dijahitkan,” ujar Retno, Sabtu (15/07/23).
Menurut Retno, ia baru mendapat pembagian kain seragam gratis dari Pemerintah Kota Mojokerto usai daftar ulang. Sehingga dirinya tidak susah-susah, membeli seragam sekolah untuk anaknya.
“Kebetulan mendapat kain seragam sekolah gratis. Jadi saya jahitkan ke sini, karena sudah menjadi langganan,” ungkapnya.
Sementara itu, para penjahit mengaku, tahun ini pesanan menjahit seragam sekolah meningkat dua kali lipat jika dibanding tahun lalu.
Karena tahun lalu masih pandemi Covid-19, sehingga tak banyak wali murid yang menjahit seragam sekolah. “Alhamdulillah, tahun ini banyak order yang masuk untuk menjahit seragam,” kata Titin.
Titin mengungkapkan, dalam sehari ia bisa menyelesaikan 3-5 seragam sekolah, baik seragam SD, SMP maupun SMA. Bahkan dirinya sampai lembur hingga malam untuk menjahit seragam sekolah.
“Biasanya pulang sore, tapi kalau musim tahun ajaran baru seperti ini hingga sampai malam,” jelasnya.
Dirinya mengaku, sampai menolak pelanggan yang ingin menjahit seragam sekolah, karena waktu pemakaian yang dekat dengan dimulainya tahun ajaran baru.
“Banyak yang saya tolak, kuatir tidak selesai. Kan masih banyak yang belum rampung menjahit seragam sekolah. Istilahnya dikejar-kejar waktu,” tandasnya.
Untuk satu setel seragam sekolah, para penjahit di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, mematok tarif menjahit mulai 100 ribu hingga 200 ribu rupiah.