Berhari.com – Peringati wafatnya Isa Almasih, jemaah Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Pasamuwan Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, menggelar jalan salib.
Dengan berjalan kaki, ratusan jemaah mengarak Yesus Kristus keliling kampung. Tak hanya jemaah gereja, warga juga menyambut antusias teatrikal jalan salib tersebut.
Selain dihina, sepanjang perjalanan para jemaah menyiksa Yesus Kristus tanpa henti, hingga akhirnya Yesus Kristus disalib di halaman gereja.
Selain bentuk refleksi dalam meneladani sifat Yesus Kristus, jalan salib ini untuk mengenang penderitaan dan kesengsaraan yang dialaminya.
Meski mendapat siksaan, namun Yesus Kristus tetap bersabar dan tabah. Yesus Kristus terus memberi keyakinan dan bimbingan rohani, kepada umat nasrani.
Pendeta GKJW Pasamuwan, Galih Efendi Kristianto, mengatakan, jalan salib ini sengaja dilakukan untuk menghayati jalan Yesus ketika mau disalib.
“Ini adalah sarana kami untuk berefleksi. Bagaimana kami benar-benar menghayati secara yesus dan itu bisa merubah hidup kami,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (07/04/23).
Diharapkan dengan jalan salib ini, umat kristiani khususnya jemaah GKJW Pasamuwan meningkatkan ketaqwaan dan keimanan sesuai ajaran Yesus Kristus.
Usai jalan salib, ratusan jemaah GKJW Pasamuwan, Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, akan melaksanakan Ibadah Jumat Agung.